Trauma, Sisca Dewi Tak Mau Jodoh Kayak Roy Marten

INILAH.COM, Jakarta - Penyanyi dan pemain sinetron Sisca Dewi merasa masih trauma dengan pemberitaan mengenai hubungan asmaranya dengan Roy Marten. Ia bahkan tak ingin mendapatkan jodoh seperti Roy Marten.

"Masih traumalah. Insya Allah doain tahun depan dapat jodoh, kriterianya asal jangan kayak Roy Marten," candanya seraya tertawa lebar.

"Nggak, itu becandaan aja. Kemaren kan teman-teman beritain begitu," imbuhnya saat ditemui di kediamannya, kawasan Bintaro,  Jakarta Selatan, Jumat (3/8).

Pelantun hits Aku Bukan Untukmu itu menuturkan, sejak bercerai dengan salah seorang petinggi Polri beberapa waktu lalu, ia memang cukup selektif dalam memilih pasangan.

"Banyak teman yang ngejodohin, tapi aku kan orangnya agak tertutup, sensitif. Jadi kegagalan kemarin masih ada bekas," katanya.

Namun demikian, pemain sinetron FTV religi itu juga merasa kesepian dengan kesendiriannya, terlebih ketika bulan Ramadhan tiba.

"Sahur masih sendiri itu yang terasa. Aku kan perempuan dewasa, normal pasti pengen dong ada yang menemani apalagi kalau acara kayak gini," ujarnya. [mor]

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Terpopuler

  • SIGMA Festival SMA Madania Dimeriahkan RAN

    SIGMA Festival SMA Madania Dimeriahkan RAN

    SIGMA Festival SMA Madania Dimeriahkan RAN

    Acara berlangsung di Gandaria City, 18 Mei 2013.

  • David Beckham Tak Sesali Tubuhnya Ditato

    David Beckham Tak Sesali Tubuhnya Ditato

    David Beckham Tak Sesali Tubuhnya Ditato

    Total, David punya 32 tato di tubuhnya.

  • Silvana Paternostro: Jurnalis Feminis, Tapi Akhirnya Jatuh Cinta pada Lelaki Berbudaya Patriark

    Silvana Paternostro: Jurnalis Feminis, Tapi Akhirnya Jatuh Cinta pada Lelaki Berbudaya Patriark

    Silvana Paternostro: Jurnalis Feminis, Tapi Akhirnya Jatuh Cinta pada Lelaki Berbudaya Patriark

    Perempuan asal Kolombia ini rutin menulis tentang Kuba, Amerika Tengah, dan Amerika Selatan, untuk berbagai media, seperti World Policy Journal, The Paris Review, New York Times,Newsweek Magazine, dan The New Republic. Dia pun pernah menulis buku tentang gender (perempuan) serta perannya dalam pemerintahan dan agama di Amerika Latin, In the Land of God and Man: A Latin Woman’s Journey (1998), yang kemudian masuk dalam nominasi PEN/Martha Abrams Award kategori First Nonfiction.

  • ​Kiki Amalia Yakin Tidak Akan Diperiksa KPK

    ​Kiki Amalia Yakin Tidak Akan Diperiksa KPK

    ​Kiki Amalia Yakin Tidak Akan Diperiksa KPK

    Kiki Amalia tidak pernah terjun ke dunia politik dan dekat dengan politikus.

  • Ade Rai Sempat Nggak Naik Kelas Gara-Gara Bulu Tangkis

    Ade Rai Sempat Nggak Naik Kelas Gara-Gara Bulu Tangkis

    Ade Rai Sempat Nggak Naik Kelas Gara-Gara Bulu Tangkis

    Jakarta, C&R Digital - Selain binaraga, binaragawan Ade Rai ternyata juga menggemari olahraga lain. Salah satu olahraga  adalah bulu tangkis. Pria berotot itu pun mengaku ketika kecil dirinya bercita-cita menjadi atlet bulu tangkis. "Semua orang Indonesia pasti sangat mencintai bulu tangkis, termasuk saya. Dari kecil saya ingin jadi atlet bulu tangkis, tapi nggak bisa, akhirnya jadi binaragawan. Tapi masih bisa membanggakan nama Indonesia dimata dunia," kata Ade Rai saat ditemui di Central