Trauma Kanker Payudara: Andien Rutin Periksa Payudara ke Dokter

INILAH.COM, Jakarta - Andien mengaku trauma dengan penyakit kanker payudara yang pernah ia derita. Ia kini rutin periksa payudara ke dokter.

"Aku sudah mengalami sendiri penyakit kanker payudara saat umur 16 tahun dan itu benar-benar bikin trauma. Makanya aku melakukan pengobatan lebih lanjut cuma pemeriksaan berkala. Karena  kata dokter kalau sudah pernah kena rentan untuk balik lagi," ungkapnya saat ditemui di RSPI, Pondok Indah, Jakarta Selatan, Selasa (8/5).

Pelantun lagu Moving On itu menuturkan untuk merawat payudara, ia giat menjaga pola hidup dan pola makan. Bahkan Andien pun kini rajin olahraga dan mengonsumsi makanan sehat.

"Selain faktor genetik, kanker payudara ini bisa tumbuh karena pola makan dan hidup tidak sehat. Sebisa mungkin kita harus memperhatikan gaya hidup kita," jelasnya.
 
Cewek kelahiran Jakarta, 25 Agustus 1985 itu berharap penyakit yang ditakuti kaum perempuan itu tidak dialami para perempuan lain. Untuk itulah ia pun giat mengkampanyekan gerakan deteksi kanker payudara.

"Karena saya pernak mengalami, makanya saat diajak untuk kampanye tentang kanker, aku langsung setuju. Aku nggak mau perempuan lain mengalami hal yang sama dengan aku," pungkasnya. [fei]

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Terpopuler