Jelajahi Yahoo! Bersama Teman-Teman Anda

Jelajahi berita, video, dan banyak lagi berdasarkan apa yang dibaca dan ditonton teman-teman Anda. Publikasikan aktivitas Anda sendiri dan dapatkan kendali penuh.

Pertama-tama,

AKTIVITAS TEMAN DI YAHOO!

    'Tendangan Si Madun' dan 'Fathiyah' Kuasai Jagad Sinetron

    Setelah Cinta Fitri selesai, kiprah MD Entertainment di sinetron kurang menonjol. Apalagi setelah sinetron produksi mereka 'pindah' ke MNC TV semua. Rating sinetron baru MD Entertainment banyak yang jeblok. Namun, Tendangan Si Madun dan Fathiyah kembali mengangkat MD ke posisi teratas berdasar rating.

    Berdasarkan hasil survey Nielsen tanggal 13 Februari 2012 lalu, Tendangan Si Madun mendapat share sebesar 20,6 dan rating 6,1. Sementara Fathiyah dengan share 18,2 dan rating 5,0. Karena itu MNC TV menduduki ranking teratas berkat program, pasokan MD Entertainment yang keduanya tayang setiap hari pada pukul 20:00 dan 19:00 WIB.

    "Pembuktian sudah berulang terjadi sejak ia berkiprah di dunia hiburan layar kaca maupun layar lebar pada tahun 2003 di bawah bendera MD Entertainment. Saat ini sejarah berulang, Jelas ini sebuah gebrakan, terlebih MNC adalah salah satu stasiun TV yang sebelumnya tidak menayangkan sinetron pada jam utama," ujar Manoj Punjabi, Direktur Utama MD Entertainment, saat dihubungi KapanLagi.com®, Kamis (23/2).

    Kehadiran Teuku Wisnu yang sebelumnya sukses di Cinta Fitri menjadi salah satu daya tarik sinetron Fathiyah.

    "Bukan hanya karena didukung nama artis populer, tapi kekuatan ceritanya adalah hal paling utama dalam kedua sinetron ini. Alur ceritanya mengalir wajar, dan sangat dekat dengan keseharian kita, orang Indonesia," ungkap Manoj yang mengaku selalu turun langsung dalam mengawasi sekaligus memberi pengarahan untuk sinetron andalannya ini.

    "Ya, saya mau Tendangan Si Madun maupun Fathiyah, jadi tayangan wajib tonton, karena bernilai moral. Saya memakai tolok ukur anak-anak di rumah. Manakala saya merasa tayangan tersebut aman ditonton putra-putri saya, maka tayangan tersebut layak dikonsumsi," tegasnya. (kpl/uji/aia)

    PEDOMAN KOMENTAR

    Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


    Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar nuansa kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


    Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

     

    3 komentar

    • uhills  •  1 bulan 24 hari lalu
      Skenarionya payah2..ceritanya dipanjang-panjangin jadi ngawur, suka banyak yg ga logis, walaupun anak2 bnyk yg suka karena mreka bilang lucu tpi dikuatirkan jalan cerita yg gak logis, bahasa yg jelek (tmsk banyak teriak2, marah-marah dll), itu juga masuk ke pikiran anak2 tsb. Unsur pendidikannya kalo ada pun cuma sekedar ditempelkan spotong2. Gak mencerahkan...
    • Dieta  •  2 bulan yang lalu
      ga suka ntn sinetron,,,kepanjangan episodeny mpe ujung2 critany jd ngawur, hartaaaa mulu yg d bahas,,,,dendam mulu yg dilihat,mpe pemeran utamany jd nenek2,,,,, apanya yg berbobot??? tdk ada unsur pendidikanny, kekeluargaan,,,,WHY YOU CAN'T MAKE FILMS LIKE KOREA'S FILMS,,, simple story but attractive, they tell about money n revenge too but not to much, they much more tell about love, friendship, family, good socialize n lifestyle,,,,
    • de leo  •  2 bulan yang lalu
      eh baru liat si Manoj lagi....lama bangt gak jumpa tuh orang

    Pantau berita terkini soal seleb!

    Yahoo! OMG! kapan saja, di mana saja, ke ponsel kamu.