TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ratna Listy rupanya paham dengan selera pasar pendengar musik sekarang. Dia pun memanfaatkannya dan mengeluarkan album berisi lagu-lagu anti galau.
"Yang lagi digandrungi masyarakat sekarang kan emang lagu-lagu galau. Ya bismillah saja, semoga laguku ini tetap bisa diterima penikmat musik Tanah Air," kata Ratna kepada Surya, Sabtu (21/4).
Lagu karya Herman Leumani (ayah Ressa Herlambang) ini bergenre pop. Menurut Ratna, lagu berjudul Jangan Menyerah itu berusaha memberi motivasi agar gagal bercinta tak berarti semuanya jadi habis.
Sarjana Administrasi Bisnis Universitas Brawijaya ini berharap, setiap kegagalan harus disikapi dengan optimisme. "Klipnya baru dibuat bulan depan," tutur artis kelahiran Madiun, 1 Agustus 1973 ini.
Meski sudah lebih dari 14 tahun berkiprah di dunia tarik suara, Ratna tak memungkiri bahwa dirinya masih belum percaya diri untuk merilis lagu karyanya sendiri. "Khawatir aja laguku nanti tak bisa menembus pasar," ujarnya polos.
Bintang iklan sejumlah produk ini sempat menulis dua buah lagu di debut albumnya (Obsessy) yang rilis 1998 silam. "Judulnya Biar Waktu Bicara dan Cerita Cinta," beber Ratna yang bersama sang suami mengelola sebuah perusahaan yang bergerak di bidang distributor bahan bakar khusus, Pertamax.
Setelah itu, Ratna lebih banyak membawakan lagu musisi lain. Simak misalnya lagu-lagu di album Adzan (2002), Hitam Putih (2005), Laras Pesisiran (2009), serta duetnya dengan penyanyi campur sari, Sonny Josz dalam lagu Gombal Mukiyo (2010).
Karier ibu dua anak ini di dunia hiburan berawal ketika jadi jawara di pentas Bintang Radio dan TV se-Jawa Timur (1989). Selain sempat duet dengan Agus Dhukun, Ratna pun sempat kolaborasi dengan Doel Sumbang dan Nini Carlina.
Pemilik nama Ratna Sulistyaningsih ini sebetulnya multi talenta. Selain masih setia menelusuri jalur tarik suara, dia juga sempat membintangi sedikitnya tujuh judul sinetron. Istri Swastiarso Herry Putranto ini juga tak segan gabung dalam pementasan seni ketoprak dan ludruk.




