Kematian mantan Mensesneg era Orde Baru, Moerdiono, rupanya membuat desainer yang juga diisukan dekat dengan Moerdiono, Poppy Dharsono tampak begitu kehilangan. Poppy yang ditemui di TMP Kalibata, Jakarta Selatan, Sabtu (8/01) mengungkapkan perasaannya.
"Bapak bahagia, di hari-hari terakhir dia, ada saya dan Gadis yang mendampingi. Itu sangat membahagiakan dirinya. Saya mengajak Gadis ke Singapura, saya juga minta ijin ke kantor karena gak masuk tiga bulan. Mereka ngerti karena ini masalah kemanusiaan," jelas Poppy.
Poppy kembali menegaskan, bahwa dirinya ada di samping Moerdiono, ketika sang mantan menteri itu menghembuskan nafas terakhir. Bahkan, Gadis yang awalnya bingung atas kabar kematian tersebut, akhirnya menjadi sedih dan menangis.
"Pesan dari bapak, kita harus berupaya tetap sehat. Sakit itu menyedihkan. Sakit kurang baik, jadi hidup sehat dari sekarang. Bapak orangnya disiplin, sistem kementerian itu diterapkan di rumah. Setelah ini saya selalu design baju," ujar Poppy.
"Saya jadi ingat, sebelum meninggal sempat mau saya tawarin madu, bapak masih mau. Minum harus disemprot. Jadi otaknya masih sangat kuat, badannya mungkin lemah, tapi otaknya kuat. Bapak gak koma kok. Karbondioksida bisa keluar dengan baik karena emang ada ventilator, meski itu membuatnya lemah. Tapi lebih baik, gak perlu banyak obat," kenang Poppy. (kpl/gum/aia)
BACA JUGA:
Poppy Dharsono: Bagi dia hanya ada aku dan gadis
Sampai yatim, Iqbal (anak Machica Mochtar) belum bertemu Moerdiono
Machica Mochtar tidak dendam pada Moerdiono
Machica Mochtar mengaku tak peduli warisan Moerdiono
GALERI FOTO: Poppy Dharsono dan Machica Mochtar di pemakaman Moerdiono




105 komentar