Lady Gaga mungkin dicintai dan disayangi jutaan orang di seluruh dunia, tapi sang bintang pop mengungkapkan masa lalu kelam yang mempengaruhinya saat dewasa.
Dalam wawancara dengan Amanda de Cadenet untuk acara 'The Conversation,' musisi berusia 26 tahun itu mengungkapkan masa remajanya yang "kesepian" dan bagaimana hal itu membentuk dirinya.
"Aku sangat depresi saat berusia 19 tahun," ungkap Gaga tentang setahun setelah dia keluar dari New York University demi mengejar karir musik. "Aku akan kembali ke apartemenku setiap hari dan hanya duduk di sana. Sangat hening dan sepi. Hanya ada piano dan diriku sendiri. Aku punya televisi dan aku membiarkannya menyala sepanjang waktu untuk merasakan seseorang ada bersamaku."


