Oleh Gelar Pradipta Utama, Jonathan Rian Christandar, Arya Perdhana
Setelah merekomendasikan dua tempat makan ternikmat di Jakarta, di bagian kedua ini kami kembali menyajikan tujuan wisata kuliner yang tetap terjangkau di kantong namun memberikan kelezatan maksimal di lidah Anda. Berikut di antaranya.
Warung SS: Restonya Penggila Pedas
Waroeng SS (Spesial Sambal) namanya. Resto yang terletak di Jl Margonda Raya, Depok, ini memang khusus dibuat untuk penggemar pedas. Inilah alasan mereka menyediakan (setidaknya) 31 jenis sambal. Dari mulai sambal cumi, sambal terasi, hingga sambal bawang putih. Tingkat kepedasannya pun berbeda-beda, diurutkan berdasarkan rankingnya.
Selain variasi sambal di atas, ada lagi menu pedas lainnya yang patut dicoba. Ayam Kosek namanya. Perpaduan ayam goreng dengan sambal cabai hijau yang kemudian dicampur dan ditumbuk jadi satu.
Untuk Anda yang kurang suka pedas, siap-siaplah kecewa. Pasalnya, selain menu bersambal, bisa dibilang makanan di Waroeng SS ini biasa-biasa saja. Tidak hanya rasanya, variasi menunya pun, standar. Ayam goreng, babat goreng, hingga pecel lele adalah pilihan utama di resto ini.
Jangan khawatir dengan harganya. Hanya dengan mengeluarkan uang senilai Rp 100 ribu, Anda sudah bisa membuat perut kenyang. Tertarik mencoba?
Bakmi Ahau, sejak 1962
Siapa tidak tahu daerah Mangga Besar? Komplek pecinan yang terletak di dekat pusat kota Jakarta tersebut terkenal dengan hiburan malamnya. Namun bukan hanya itu, di sana banyak terdapat makanan khas etnis Tionghoa yang harus Anda coba jika berkunjung ke Jakarta. Salah satunya adalah Bakmi Ahau.
Bakmi Ahau telah ada sejak tahun 1962. Terletak di pinggir jalan raya, dengan gerobak berwarna birunya yang khas, tidak membuat bakmi ini sepi pengunjung. Dengan menu andalannya, Bakmi Babi Komplit, pembeli dimanjakan dengan semangkuk bakmi yang berisi daging babi merah, babi panggang, telur puyuh, baso babi, dan pangsit. Pembeli pun dapat memilih porsi yang ingin mereka makan, mangkuk besar atau kecil.
Harganya memang cukup mahal untuk seukuran bakmi, Rp.25.000 per porsi untuk sebuah bakmi komplit ukuran besar. Namun kenikmatan yang didapatkan bagi penikmatnya, tentu sebanding dengan harganya. Makanan ini lebih nikmat disantap dengan es jeruk atau teh liang dingin.
Bebek Sambal Cabe Hijau Andalan Bebek Kaleyo
Buat penggemar bebek, Anda dilarang melewatkan bebek sambal cabe hijau yang disajikan Bebek Kaleyo. Daging bebek yang digoreng dan dibalut dengan sambal cabe hijau yang melimpah dan menyengat lidah akan membuat Anda terpuaskan. Bila belum puas dengan sambal cabe hijaunya, masih ada sambal cabe merah yang juga tidak kalah nikmatnya.
Selain bebek sambal cabe hijau yang tersohor, Bebek Kaleyo juga punya menu bebek goreng dan bebek bakar. Untuk mengobati pedas, Anda bisa memilih es teler, es campur atau es kelapa muda langsung dari batok kelapanya. Untuk satu orang, makan dan minum di sana cukup mengeluarkan Rp 30-50 ribu.
Di Jakarta, Bebek Kaleyo terdapat di tiga lokasi, di Cempaka Putih (Jakarta Pusat), Rawamangun (Jakarta Timur) dan Tebet (Jakarta Selatan).
Baca juga:
Makan di Jakarta: Terjangkau Tapi Nikmat (Bagian 1)
Kopi Joss: Kopi Arang di Yogyakarta
Suatu Minggu di Kota Yogya
Sehari Menjelajah Bogor
Satu Hari di Hanoi
Makan di Jakarta: Terjangkau Tapi Nikmat (Bagian 2)
Oleh Gembira Putra Agam | Yahoo! News – Kam, 7 Jun 2012 14:12 WIBJelajahi Konten Terkait
- Kronologis Perseteruan Sisca Dewi dengan Istri Pengurus Partai
- Anang dan Ashanty Bersyukur Bisa Lalui Rintangan
- Ikang Fawzi: "Indonesia Bukan Negara Pembajak"
- Hadiri Sidang Perdana, Dimas Andrean Bungkam
- Arumi Bachsin: Banyak Berantem jadi Lebih Terbuka
- Tersangka Kasus Penganiayaan, Dimas Andrean Jadi Tahanan Kota
- Anang Puji Ashanty Betah Tinggal di Ruko
- BlurKapanlagi
Pilihan Redaksi
Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.
Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.
Terpopuler




Silvana Paternostro: Jurnalis Feminis, Tapi Akhirnya Jatuh Cinta pada Lelaki Berbudaya Patriark
Perempuan asal Kolombia ini rutin menulis tentang Kuba, Amerika Tengah, dan Amerika Selatan, untuk berbagai media, seperti World Policy Journal, The Paris Review, New York Times,Newsweek Magazine, dan The New Republic. Dia pun pernah menulis buku tentang gender (perempuan) serta perannya dalam pemerintahan dan agama di Amerika Latin, In the Land of God and Man: A Latin Woman’s Journey (1998), yang kemudian masuk dalam nominasi PEN/Martha Abrams Award kategori First Nonfiction.

Ade Rai Sempat Nggak Naik Kelas Gara-Gara Bulu Tangkis
Jakarta, C&R Digital - Selain binaraga, binaragawan Ade Rai ternyata juga menggemari olahraga lain. Salah satu olahraga adalah bulu tangkis. Pria berotot itu pun mengaku ketika kecil dirinya bercita-cita menjadi atlet bulu tangkis. "Semua orang Indonesia pasti sangat mencintai bulu tangkis, termasuk saya. Dari kecil saya ingin jadi atlet bulu tangkis, tapi nggak bisa, akhirnya jadi binaragawan. Tapi masih bisa membanggakan nama Indonesia dimata dunia," kata Ade Rai saat ditemui di Central
Hari Ini di Yahoo!
Berita Terkini
- Penyebab Kebiasaan Mengerat Gigi Saat Tidur
- Mengenali Gejala Autisme Pada Anak
- Waspadai Gangguan Haid Polimenorea
- Cara Aman Bikin Kulit Lebih Putih
- Kapan Si Kecil Harus Mulai Belajar Menyikat Gigi?
- Lima Kiat Memilih Kacamata Hitam yang Sehat
- Kenyataan Menyedihkan di Balik Sehelai Pakaian
- Manfaat Menyantap Serangga (dan Risikonya)
- Lima Bidang Kerja yang Paling Banyak Dicari
- Ini Dia Wali Kota Termuda di Dunia


