Jakarta-C&R/OMG- Pernyataan perwakilan FPI yang menyebabkan Lady Gaga tak dapat izin untuk menggelar konser di Indonesia rupanya membuat aktris dan presenter Marissa Nasution marah. Menurutnya alasan yang dilontarkan perwakilan FPI itu tidak masuk akal.
"Menurut saya ada beberapa statment dari FPI dimana Lady Gaga enggak boleh karena pakaiannya vulgar. Itu alasan yang tidak masuk akal, padahal di Jakarta ada banyak club dan orang indonesia yang berpakaian lebih ringan daripada itu. Kalau itu sudah masuk jalur hukum, kalau saya mikirin lagi saya sangat marah," ungkapnya saat ditemui di Senayan City, Senayan, Jakarta Selatan, Rabu (16/5/2012)
Perempuan berusia 26 tahun inipun mengungkapkan kekecewaannya dengan sistem yang berlaku di Indonesia. Karena menurutnya Indonesia adalah negara yang bebas terlebih konser Lady Gaga juga tak di siarkan di televisi. "Saya sangat kecewa dengan sistem yang ada di Indonesia. Terakhir saya cek, Indonesia adalah country yang free, enggak ada yang dipaksa untuk nonton, itu kemauan mereka dan enggak langsung disiarkan di televisi,"paparnya lagi.
Mantan VJ MTV ini juga meyayangkan lantaran masih banyak film Indonesia yang berbau porno dan berpakaian lebih terbuka dari Lady Gaga namun masih dapat dijual bebas dalam bentuk DVD. "Padahal ada beberapa film indonesia yang sangat terbuka sekali, pakai bikini dan dijual dalam bentuk DVD, dimana itu bisa ditonton berulang-ulang," tukasnya. (Rere)

