Pemerintah Thailand sangat marah atas Tweet bintang pop sensasional Lady Gaga mengenai pembelian jam tangan palsu di salah satu pertokoan di Bangkok dan memprotes kepada AS.
"Aku baru saja mendarat di Bangkok kawan! Siap menghibur 50.000 penggemar musik Thailand. Aku ingin jalan-jalan di pertokoan wanita dan membeli Rolex palsu," Tweet Lady Gaga, yang membuat banyak perdebatan kepada 24 juta follower-nya.
Pemenang Grammy Award itu, yang membatalkan konser setelah mendapat ancaman di Indonesia dan menghadapi protes dari kelompok konservatif di Filipina dan Korea Selatan, belum meminta maaf atas Tweet-nya, berttentangan dengan Kementerian Perdagangan Thailand yang sedang gencar membasmi pembajakan.
"Lady Gaga mewakili AS dan AS memberikan tekanan kepada negara-negara kecil untuk mempromosikan perlindungan hak kekayaan intelektual," kata pejabat Departemen Kekayaan Intelektual dari kementerian tersebut kepada Reuters.
"Dia harus memberitahu penggemarnya bahwa mereka tidak harus menggunakan barang palsu," lanjut sumber yang tidak ingin yang disebutkan namanya.

