Laporan Wartawan Tribun Pekanbaru, Alek dan Ginting
TRIBUNNEWS.COM, PEKANBARU - Vokalis Jamrud, Krisyanto, yang pernah meninggalkan Jamrud pada 2007 dan kembali bergabung terhitung Oktober 2011, berjanji akan setia di hadapan ribuan Jamers (fans Jamrud) di Pekanbaru.
"Di hadapan kalian semua, pada 28 April 2012, saya Krisyanto berjanji tidak akan hengkang lagi dari Jamrud. Akan saya jadikan Jamrud sebagai rumah terakhir saya. Ini janji saya pada kalian semua," ujar Krisyanto dengan lantang, yang disambut histeris ribuan Jamers yang hadir di lapangan Baterai P Panam Pekanbaru, Sabtu (28/4/2012) malam.
Dalam konser Win Mild Rock Rally Energi+ dari Bumi dan langit, Krisyanto mengakui pernah meninggalkan Jamrud selama 4 tahun.
"Tapi ada hikmah besar setelah saya kembali ke Jamrud," ungkap Krisyanto, seusai menyapa ribuan Jamers Pekanbaru dengan bahasa Minang.
Pekanbaru memang lokasi terakhir road show Jamrud di Sumatera. Jamrud tampil membawakan 22 lagu dari album pertama hingga terakhir. Mulai dari Nekad (1995), Putri (1997), Terima Kasih (1998), The Best Collection of Jamrud (1999), Ningrat (2000), Sydney 090102 (2002), All The Best Slow Hits (2003), BO 18+ (2004), All Access In Love (2006), New Performance 2009 (2009), Best Of The Best (2010), Bumi & Langit Menangis (2011) dan Energi + Dari Bumi & Langit (2012).
Ribuan Jamers Pekanbaru tampak larut dengan tembang-tembang lawas Jamrud, yang membawa mereka serasa kembali pada sepuluh tahun yang lalu.
"Aku sangat terharu dengan kembalinya Krisyanto pada Jamrud. Aku benar-benar sangat mencintai grup band ini dari dulu. Aku sangat bahagia mendengar mereka rujuk kembali, dan tambah membuatku terkejut mereka tampil di sini dengan membawakan lagu-lagu lama dulu, aku sangat terharu," ungkap Yopi, Jamers asal Panam Pekanbaru.




