Kasihan, Pak Raden Bertahan Hidup dari Jual Lukisan

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Abdul Qodir

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Masih ingat dengan tokoh Pak Raden dalam serial film boneka Si Unyil?

Sekarang pemeran tokoh Pak Raden dengan nama asli Suyadi tersebut tengah berjuang untuk mendapatkan hak cipta serial "Si Unyil" miliknya tersebut.

Di balik beskap hitam, blangkon dan kumis tebalnya, kini Suyadi yang telah berusia 79 tahun itu juga tengah kesulitan keuangan sehingga harus menawarkan dan menjual sejumlah karya lukisannya ke sejumlah pihak.

Dampaknya, ia pun kesulitan untuk biaya berobat sakit encok di bagian lutut kanannya. Sakit itu mulai menghinggapi Suyadi sejak lima tahun terakhir. Bahkan, kini Suyadi mirip dengan peran yang dimainkannya di serial "Si Unyil" masa lalu. Sebab, ia harus dipapah dan dibantu menggunakan tongkat coklat hanya untuk berjalan beberapa langkah di dalam rumahnya.

Sekitar 20 relawan yang notabene-nya anak muda dengan berbagai latar belakang profesi, terketuk hatinya untuk membantu perjuangan Suyadi itu.

Ketua panitia penggalangan dana untuk "Pak Raden, Arif Maulana, menceritakan bahwa rencananya pemeran tokoh Pak Raden itu akan mengamen dalam acara penggalangan dana ini, dengan mengundang 20 teman dan sedikit media massa.

Ia mengakui itu dilakukan guna menyedot perhatian publik, khususnya Perum Produksi Film Negara (PPFN), pihak yang telah mengambil hak cipta serial film "Si Unyil" dari tangan Suyadi. Selain itu, acara ini juga ditujukan agar Suyadi bisa membiaya perobatan sakit lutut kanannya.

Baca kisah selengkapnya di koran digital TRIBUN JAKARTA edisi pagi, Minggu 15 April 2012

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Terpopuler

Pantau berita terkini soal seleb!

Yahoo! OMG! kapan saja, di mana saja, ke ponsel kamu.