Meskipun foto-foto Pangeran Harry yang sedang telanjang di sebuah kamar hotel Las Vegas beredar di Amerika Serikat dan di seluruh dunia, Istana St James mendesak organisasi media Inggris agar tidak mencetak foto-foto tersebut. Namun The Sun milik Rupert Murdoch justru memublikasikan foto-foto itu dan tampaknya mereka akan mengalami masalah terkait keputusan tersebut.
Pada Jumat, surat kabar tersebut memublikasikan foto-foto bugil Pangeran Harry setelah Istana Buckingham meminta media Inggris agar tidak mecetak foto-foto tersebut, yang dianggap sebagai "invasi privasinya" dan dapat menyeret tabloid itu ke pengadilan.
Mengingat keberhasilan Olimpiade London 2012 dan perayaan Diamond Jubilee sang Ratu pada musim panas ini, pihak kerajaan menjadi pusat perhatian saat ratu Elizabeth II berada dalam popularitas tinggi di negara itu, namun foto-foto itu justru merusak citra keluarga kerajaan.
Karena foto-foto itu telah dicetak The Sun disertai judul 'Heir it is!', surat kabar milik Rupert Murdoch itu menerima 850 komplain, yang ditujukan kepada Press Complaints Commission dan hampir semua keluhan mengatakan bahwa tabloid itu melanggar privasi Pangeran 27 tahun tersebut.
Seorang juru bicara Istana mengatakan: "Kami telah membuat pandangan kami mengenai privasi Pangeran Harry. Surat kabar mengatur diri mereka sendiri, jadi publikasi foto-foto tersevyt merupakan sebuah keputusan yang diambil para editor. Kami tidak berkomentar lebih lanjut, baik tentang publikasi foto-foto itu maupun artikel dalam majalah itu, mengenai liburan pribadi Pangeran Harry di Las Vegas."


