Film 'Bol Bachchan' Dirilis Tengah Malam di Gujarat

Sutradara Rohit Shetty memiliki sebuah hadiah untuk semua pecinta film di Gujarat. Dia memutuskan untuk merilis film terbarunya 'Bol Bachchan' di negara bagian itu saat tengah malam untuk memanjakan wanita di Gujarat yang menjalani puasa Jayaparvati.

Tahun ini, puasa Jayaparvati yang bertujuan untuk kebaikan keluarga dimulai pada 1 Juli dan akan selesai pada Jumat.

Menurut kepercayaan, pada hari puasa kelima, para wanita akan tetap terjaga sepanjang malam dan berbuka pada pagi harinya.

Untuk hiburan mereka, Rohit memutuskan untuk mengatur jadwal rilis 'Bol Bachchan' -- dari jam 00.00 sampai 03:00 dan dari 03:00 sampai 06:00 -- jauh sebelum rilis film itu di wilayah India yang lain.

"Ini pertama kalinya sebuah film dirilis lebih awal, khususnya untuk peristiwa Jayaparvati dan ini adalah cara yang inovatif untuk merayakannya dengan suka ria peluncuran film 'Bol Bachchan'," menurut seorang sumber dari produksi film itu.

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Terpopuler

  • SIGMA Festival SMA Madania Dimeriahkan RAN

    SIGMA Festival SMA Madania Dimeriahkan RAN

    SIGMA Festival SMA Madania Dimeriahkan RAN

    Acara berlangsung di Gandaria City, 18 Mei 2013.

  • Silvana Paternostro: Jurnalis Feminis, Tapi Akhirnya Jatuh Cinta pada Lelaki Berbudaya Patriark

    Silvana Paternostro: Jurnalis Feminis, Tapi Akhirnya Jatuh Cinta pada Lelaki Berbudaya Patriark

    Silvana Paternostro: Jurnalis Feminis, Tapi Akhirnya Jatuh Cinta pada Lelaki Berbudaya Patriark

    Perempuan asal Kolombia ini rutin menulis tentang Kuba, Amerika Tengah, dan Amerika Selatan, untuk berbagai media, seperti World Policy Journal, The Paris Review, New York Times,Newsweek Magazine, dan The New Republic. Dia pun pernah menulis buku tentang gender (perempuan) serta perannya dalam pemerintahan dan agama di Amerika Latin, In the Land of God and Man: A Latin Woman’s Journey (1998), yang kemudian masuk dalam nominasi PEN/Martha Abrams Award kategori First Nonfiction.

  • David Beckham Tak Sesali Tubuhnya Ditato

    David Beckham Tak Sesali Tubuhnya Ditato

    David Beckham Tak Sesali Tubuhnya Ditato

    Total, David punya 32 tato di tubuhnya.

  • Ade Rai Sempat Nggak Naik Kelas Gara-Gara Bulu Tangkis

    Ade Rai Sempat Nggak Naik Kelas Gara-Gara Bulu Tangkis

    Ade Rai Sempat Nggak Naik Kelas Gara-Gara Bulu Tangkis

    Jakarta, C&R Digital - Selain binaraga, binaragawan Ade Rai ternyata juga menggemari olahraga lain. Salah satu olahraga  adalah bulu tangkis. Pria berotot itu pun mengaku ketika kecil dirinya bercita-cita menjadi atlet bulu tangkis. "Semua orang Indonesia pasti sangat mencintai bulu tangkis, termasuk saya. Dari kecil saya ingin jadi atlet bulu tangkis, tapi nggak bisa, akhirnya jadi binaragawan. Tapi masih bisa membanggakan nama Indonesia dimata dunia," kata Ade Rai saat ditemui di Central

  • ​Kiki Amalia Yakin Tidak Akan Diperiksa KPK

    ​Kiki Amalia Yakin Tidak Akan Diperiksa KPK

    ​Kiki Amalia Yakin Tidak Akan Diperiksa KPK

    Kiki Amalia tidak pernah terjun ke dunia politik dan dekat dengan politikus.