Edison Chen Blak-blakan Mengenai Pernikahan Cecilia Cheung dan Nicholas Tse

Ketika berbicara tentang Hong Kong, Edison mencintai dan membenci kota itu. HK dianggap sebagai tempat di mana dia tumbuh dan pada saat yang sama, tempat itu adalah di mana ia paling merasa tertekan.

Mengingat skandal fotonya, Edison berkata, “Saya benar-benar melupakan itu. Mungkin mengatakan ini terlalu ekstrim, tetapi sebenarnya saya sudah siap untuk mati dan itu bukan karena saya sedang memikirkan cara untuk mati lebih cepat, tapi lebih seperti jika ini adalah hari terakhir saya, saya bisa mengatakan pada diri saya sendiri: ‘saya hidup lebih baik sebelumnya’.”

Ketika berbicara tentang krisis pernikahan Nicholas dan Cecilia, Ocean menyatakan keprihatinannya untuk Edison karena tidak peduli apapun, dia selalu akan berada di antara Nicholas dan Cecilia. Edison berkata, “Saya tidak terlalu peduli, saya hanya peduli jika mereka peduli (dalam bahasa Inggris). Saya percaya hal-hal ini, lebih atau kurang diciptakan oleh media. Saya tidak percaya saya memiliki kekuatan untuk mengakhiri pernikahan mereka, dan membuat mereka berpisah. Bagi saya, pernikahan adalah masalah yang sangat serius. Jika ada banyak masalah sebelumnya, maka akan ada banyak alasan yang mengarah ke perceraian, saya tidak berpikir Anda tidak perlu prihatin pada saya…”

Dikatakan bahwa hubungannya dan Cecilia tidak pernah berakhir? Edison hanya ringan mendesah, “Mengapa saya tidak meminta sekelompok orang (media) untuk menulis naskah ini untuk kami? Saya juga berharap merekrut seseorang untuk menulis sebuah cerita. Cecilia dan Nic adalah teman-teman saya, jadi jika saya telah mempengaruhi mereka, saya merasa sedikit menyesal.”

Ocean bertanya apakah setelah kasus itu Edison pernah menghubungi Nic? Dia berkata, “Saya merasa kami masih berteman. Sebelum debut di industri ini, kami sudah mengenal satu sama lain. Selama masa remaja saya, tahun-tahun yang mengubah hidup saya, ia ada di sana dengan saya. Tidak mungkin untuk melupakan masa itu.... Saya masih merasa, jika kita ingin bertemu lagi, itu akan menjadi perasaan yang sangat menggembirakan…”

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Terpopuler