Firma Berdon LLP rupanya tidak terima dengan tuduhan Rihanna bulan Juli lalu. Kini perusahaan yang sempat menjadi akuntan Rihanna tersebut melancarkan serangan balik.
Seperti dilaporkan Digital Spy, pelantun tembang Umbrella tersebut mengaku dirugikan oleh kinerja perusahaan tersebut. Berdon LLP dianggap terlalu ceroboh mengatur keuangan Rihanna sehingga menimbulkan kerugian cukup banyak.
Namun Berdon LLP bersikeras bahwa kerugian yang dialami Rihanna adalah kesalahannya sendiri. Karenanya, pihak akuntan merasa tidak perlu memberikan kompensasi apapun.
Sebelumnya, penyanyi asal Barbados itu mengaku mengalami kerugian hingga 40% dalam tur yang digelar tahun 2009. Akhirnya, dia mengakhiri kerja sama dengan Berdon.
Rihanna sendiri memang dikenal sebagai artis yang bergaya hidup glamor dan doyan pesta. Beberapa orang dekat Rihanna bahkan sempat khawatir dengan gaya hidupnya itu. (dgs/ris)




