TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pengasuh Pondok Pesantren Daru Tauhid, Geger Kalong, Bandung, KH Abdullah Gymnastiar atau akrab disapa Aa Gym mengajak para koruptor untuk terbuka mengakui harta hasil korupsi bukan lah harta yang halal.
"Siapapun yang pernah tergelicir (korupsi, tidak akan tenang dengan harta haram. Demi Allah, harta itu tak bisa dinikmati, paling disembunyikan," ujar Aa Gym usai memberi ceramah kepada pimpinan di Gedung KPK, Jakarta, Senin (18/6/2012).
Aa Gym menambahkan, harta hasil korupsi tak memberi manfaat. Contoh kecil, seorang koruptor yang sudah tua tak bisa berbuat banyak dengan harta itu. Makan sedikit, belum lagi ditambah penyakit kolesterol tinggi.
"Kalau mau mengakui, akui lah. Kalau mau kembalikan, kembalikan lah. Jauh terhormat orang mau mengaku, mempertanggungjawabkan, dan namanya akan diangkat oleh Allah. Lari kemana pun hati tak pernah tenang, bahagia. Di akhirat pasti diadili," terangnya.
Aa Gym mengaku heran, kenapa korupsi di Indonesia semakin merajalela. Padahal, sekali korupsi, bukan saja akan mencoreng diri, dan keluarganya, tapi juga mencoreng keturunannya. "Padahal, tanpa korupsi pun rezeki kita cukup," tandasnya.
Lihat Juga:
- 3 Petuah Aa Gym untuk Pimpinan KPK
- Nasir Djamil: SBY Harus Tegas ke Malaysia
- Nurpati: Kami Kalah Survei Tapi Menang Pemil...




