Rangkaian tur keliling Big Bang akhirnya dimulai dan sebentar lagi Taeyang dan kawan-kawan akan membuat “pecah” Jakarta juga. Nah, sebelum anak asuh artis manajemen YG ini mengguncang ibukota, mari kita sama-sama mempersiapkan amusi biar pol serunya menikmati Big Bang.
Posisi menonton strategis
Perhatikan benar siapa anggota grup yang jadi incaran kamu? Setelah itu, coba cari tahu di konser-konser sebelum, di mana anggota kesukaan kita akan lebih banyak berdiri. Sebelah kanan panggung kah? Atau sebelah kiri? Apalagi, seperti kebanyakan panggung konser K-pop yang selalu berbentuk T. Jika kita sudah berdiri di posisi salah, bisa jadi anggota favorit hanya terlihat sekejap. Rugi sekali.
Cari bocoran
Tanpa mengurangi rasa penasaran, tapi akan lebih asyik jika mengetahui konser grup dalam rangkaian yang sama seperti apa. Kebanyakan grup K-pop memulai rangkaian tur keliling dunia atau Asia dari negara mereka sendiri. Cari tahu susunan lagu apa saja yang akan mereka nyanyikan, aksi apa saja yang
Yang Harus Dipersiapkan Sebelum Menonton Big Bang
Oleh Syanne Susita | Syanne Susita – Jum, 5 Okt 2012 16:36 WIBAkhirnya “telur” ambisi budaya pop Korea untuk go international akhirnya pecah juga. Minggu ini lagu “Gangnam Style” dari PSY menduduki urutan kedua Hot 100 Billboard.
Selengkapnya »dari Siapa Mewakili Musik Populer K-Pop?
Tetapi kalau mau jujur, lagu karya PSY yang terkenal dengan tarian penunggang kuda itu tidak bisa dianggap mewakili musik yang populer di negerinya sendiri. Di Korea Selatan, jenis musik yang populer tidak jauh dari “bubblegum pop” dengan format boyband dan girlband. Sementara PSY sendirian.
Saking gilanya serangan boyband dan girlband FNC, manajemen artis yang dikenal sebelumnya mencetak band rock seperti FT Island dan CN Blue pun ikut mengeluarkan girlband, AOA.
Tiga manajemen artis terbesar — SM, YG & JYP — tampaknya sudah punya dasar kuat dalam pembentukan artis. Masing-masing punya trik dan cara tersendiri dalam membangun pencitraan sang artis, baik itu dari segi musik ataupun marketing dan promosi.
Untuk urusan mencetak boyband dan girlband dengan paket lengkap, sampai sekarang SM belum ada tandingannya. Paket lengkapSebelum ada OneRepublic, mata saya dibukakan oleh Dave Matthews Band (DMB) soal formasi band rock yang ternyata tidak harus selalu gitaris, pembetot bas dan penggebuk drum. Ketika pertama kali melihat penampilan DMB di Woodstock, mulut langsung ternganga takjub melihat formasi pemain di atas panggung. Begitu bervariasi dan unik.
Selengkapnya »dari Angin Segar Para Rocker Gaek
Ada pemain biola, saksofon dan terompet. Anggapan dalam benak bahwa musik rock gahar karena gerungan gitar elektrik pun langsung patah. Instrumen tanpa bantuan listrik (akustik, maksudnya) ternyata bisa rock juga. Sang pentolan, Dave, memilih gitar akustik sebagai “pegangannya” dan kunci melodi lagu grup.
Tiga belas tahun kemudian, kuping saya kembali jatuh cinta dengan single pertama DMB, “Mercy”. Lagu ini merupakan lagu grup setelah hiatus tiga tahun. Dibuka dengan keyboard dan vokal khas Dave, sulit untuk tidak menyukai lagu ini. Dan, entah kenapa hanya berdasarkan intro pendek ini saya yakin materi album studio ke delapan grup Charlottesville ini pastiHati saya melonjak-lonjak lagi setelah membaca berita James Morrison akan datang ke Jakarta dalam rangkaian konser Java Soulnation. Akhirnya!
Selengkapnya »dari Kenapa Harus Nonton James Morrison?
James Morrison mungkin tidak sepopuler James Blunt, penyanyi yang bermain musik di genre musik sejenis, tetapi bukan berarti karyanya tidak menarik. Yang jelas, ia tidak kalah melankolis. Vokal seraknya pun tidak kalah seksi.
Itu sebabnya sulit bagi saya untuk tidak melewati penampilan penyanyi 28 tahun ini nanti di Jakarta karena banyak hal menarik dan membuat ketagihan dari suguhan James Morrison.
Walau tanpa latarbelakang meriah, penari latar, penonton akan mendapat pengalaman yang sangat pribadi dalam konser James Morrison. Dengan iringan pemain band dan penyanyi latar yang punya jam terbang tinggi, James Morrison selalu memberi satu pertunjukan yang berkualitas.
Satu hal yang paling menarik adalah kemampuannya memesona penonton. Baik itu dari lagu, celotehannya sebelum mengenalkan lagu hingga tingkah laku di atas panggung. Ia mampu membuatSiapa yang tidak mau menonton sebuah film yang diperankan aktor dan aktris populer? Selesai menonton, mata pun kembali “segar”. Seperti itulah “The Thieves” — film nomor tiga paling laris sepanjang sejarah perfilman Korea. Dalam sebulan, terhitung 11,9 juta warga Korea pergi menonton film ini, dan masih akan bertambah lagi.
Selengkapnya »dari The Thieves: Jika Maling Asia Beraksi
Bagi pemerhati film Asia, kesepuluh pemeran maling dalam film garapan sutradara Choi Dong Hoon jelas bukan nama-nama asing. Dari kubu Korea, aktor dan aktris yang terlibat semua pemain watak. Ada Kim Yun Seok (yang berperan sebagai Macao Park, sang penggagas maling permata seharga $ 20 miliar). Selain itu, ada pula Kim Hye Soo (aktris berbadan aduhai yang selalu menampilkan peran unik dan akting berani. Pernah tampil setengah telanjang di film “Tazz: The High Rollers”).
Film ini bercerita tentang komplotan maling dari Korea dan Hongkong yang terbang ke Makau untuk mencuri berlian berharga. Namun, kesepuluh maling ini ternyata punya agenda masing-masing dalam usahaPertarungan Dua Lee di ‘Fusion Sageuk’
Oleh Syanne Susita | Syanne Susita – Sen, 27 Agu 2012 15:07 WIB“Fusion sageuk”, drama sejarah dengan plot kontemporer dan biasanya diperankan aktor muda yang sedang naik daun, tidak bisa diingkari sedang digandrungi di Korea. Setelah fenomena “The Moon and The Sun”, kini ada “Faith”, “Dr. Jin”, serta “Arang and The Magistrate”.
Selengkapnya »dari Pertarungan Dua Lee di ‘Fusion Sageuk’
Pertarungan dua nama besar dari kubu aktor hallyu generasi muda pun dimulai. “Faith” menggamit Lee Min Ho sebagai pemeran utama. Untuk urusan menaikkan rating, Lee Min Ho memang jagoannya. Drama-drama sebelumnya “Boys Before Flower” dan “City Hunter” melejit di Korea. Jepang dan kawasan Asia lainnya juga. Kim Hee Sun didapuk jadi lawan main Lee Min Ho.
Kemunculan Kim Hee Sun di “Faith” menandai kemunculannya kembali di dunia hiburan setelah tujuh tahun vakum karena menikah dan memiliki bayi. Kim Hee Sun juga jaminan kesuksesan sebuah produksi. Jackie Chan, bahkan sempat mengajak aktris 35 tahun ini berakting bersama dalam “The Myth”. Penampilannya di sini tentu ditunggu banyak orang.
Sementara itu, di “Arang and theBukti L’Arc-en-Ciel Belum Ada Lawannya
Oleh Syanne Susita | Syanne Susita – Kam, 16 Agu 2012 18:51 WIBBukan tanpa alasan jika sebuah album dedikasi dibuat serius dengan jajaran artis internasional untuk sebuah band rock Jepang.
Selengkapnya »dari Bukti L’Arc-en-Ciel Belum Ada Lawannya
Maklum, band rock Jepang yang dimaksud bukanlah sembarang band rock Jepang melainkan L’Arc-en-Ciel. Band rock Jepang sudah mampu bertahan selama 20 tahun bermusik. Dan, dalam perjalanan karier mereka selama itu, 15 juta keping CD sukses terjual dari total sekitar 12 album studio dan 13 album kompilasi. Ini tentunya belum termasuk penjualan single album atau DVD.
Dalam rangka meramaikan perjalanan karir grup selama 20 tahun inilah, akhirnya album dedikasi dibuat. Di album ini, artis internasional dan lebih terkenal menerjemahkan lagu-lagu L’Arc-en-Ciel ke dalam versi mereka sendiri. Marti Frederiksen bertindak sebagai produser.
Hasilnya bagaimana? Lagu-lagu L’Arc-en-Ciel — terutama 10 lagu pertama — memang terdengar jadi berbeda dengan versi Hyde dan kawan-kawan. L’Arc-en-Ciel Tribute pun menjadi album gado-gado berbagai genre musik. Ini mungkin untuk memberiKonser MBLAQ di MEIS, Jakarta, beberapa waktu yang lalu sepi penonton. Hingga beberapa menit sebelum konser dimulai, masih banyak bangku kosong. Promotor pun sigap menarik penonton dari berbagai sudut gedung untuk maju ke bibir panggung dan bagian VIP agar kesannya penuh.
Selengkapnya »dari Sampai Kapan K-Pop Bertahan?
Itulah kenyataannya. Beberapa konser K-pop yang akan digelar hingga akhir tahun ini, belum tentu semua akan laku seperti hal penjualan tiket Super Junior atau Big Bang yang tandas jauh hari sebelum konser.
Mengapa bisa demikian? Padahal, dulu tidak ada yang menyangka K-pop bisa melejit. Tahun 2012 saja, konser K-pop berlangsung hampir tiap bulan di Jakarta. Mulai dari Beast, Xiah Junsu (JYJ), Jay Park, Super Junior, pendatang baru BTOB sampai Minchul T-Max dan N-Sonic (dalam rangka ulang tahun salah satu TV swasta), dan MBLAQ.
Daftar konser artis masih panjang! Yang akan datang, Big Bang, Miss A, 2NE1, Wonder Girls, sampai yang bisa dibilang menjadi konser akbar para penikmat K-pop, SM Town yang diadakan di — tidakAlbum Rock Paling Ditunggu di Ujung 2012
Oleh Syanne Susita | Syanne Susita – Kam, 26 Jul 2012 09:57 WIBMemasuki paruh kedua tahun 2012, nama-nama besar dunia musik mengedarkan musik. Termasuk beberapa artis yang sudah lama hiatus. Tentu saja, karya-karya mereka menjadi album yang paling ditunggu-tunggu.
Selengkapnya »dari Album Rock Paling Ditunggu di Ujung 2012
Kembalinya para artis yang sudah lama tidak aktif menjanjikan rentetan konser-konser lebih seru lagi tahun depan. Dan bukan tidak mungkin akan “ditarik” juga ke Indonesia. Jadi, bersiap-siaplah menabung mulai dari sekarang.
No Doubt
Grup ini mungkin yang paling lama hiatus karena Gwen Stefani sempat sibuk konsentrasi dengan dua album solonya, “Love. Angel. Music. Baby.” (L.A.M.B) dan “The Sweetest Escape”.
Setelah 11 tahun peredaran album “Rock Steady”, Gwen Stefani, Toni Kanal, Tom Dummont, dan Adrian Young kembali dengan “Push and Shove”. Tanggal 11 Juli, detail album dibeberkan lewat website. Lima hari kemudian, beredar single pertama “Settle Down,” lengkap dengan video klip yang super eklektik.
Mereka sebenarnya sempet mencoba mencuri waktu terlebih dahulu dengan berkumpul danKalau dilihat dari catatan prestasi serta penjualan album, boyband One Direction memang tidak ada apa-apanya dibandingkan dengan Adele. Musik Adele, terutama lirik lagunya, sukses menggugah hati banyak orang. Berbagai penghargaan musik juga dia bawa pulang.
Selengkapnya »dari Dua Penyebab One Direction Melejit
Lalu mengapa justru One Direction (1D) yang dinobatkan sebagai artis Inggris yang berhasil melejit di Amerika Serikat — atau istilah populernya, British Invasion masa kini?
Layakkah? Apakah ini tidak terlalu berlebihan dan dibesar-besarkan?
Berikut ini dua alasan Niall Horan, Zayn Malik, Liam Payne, Harry Styles, Louis Tomlinson terpilih sebagai British Invasion.
Mengisi kekosongan
Penyebab yang pertama adalah terdapatnya kejenuhan dengan musik yang ada pada saat itu. Padahal, target terbesar untuk musik bukan lain adalah remaja.
Inilah yang kemudian membuat Steve Barnett dari Columbia Records mengontrak 1D untuk peredaran album di Amerika. “Ada kekosongan di pasar dan saya pikir mereka dapat mengisinya.”
Firasat Steve Barnett ternyata
Latest Blogs
- Gaya Nyeleneh Seleb Di Penghargaan Billboard
- Foto-foto Pertama Nicole Kidman Jadi Grace Kelly di "Grace of Monaco"
- Hitam Putih Ratu K-Pop Lee Hyori
- Konser Blur di Jakarta: Itu Benar-benar Bisa Terjadi
- Lima Alasan Menonton "Star Trek Into Darkness"
- Dian Sastro: Yang Sombong Biasanya Justru Artis Asia
- Cara Selebritas Menjaga Rambutnya











