Negeri Britania boleh bangga. Perhelatan Olimpiade Musim Panas 2012 sejauh ini berjalan lancar. Mereka berhasil menjadi tuan rumah yang baik.
Lebih jauh lagi, Inggris bahkan bisa berbesar kepala dengan deretan acara pembukaan dan penutupan Olimpiade London. Konsep dan musisi pendukung perhelatan akbar ini sungguh hebat. Patut diacungi jempol.
Khalayak bernyanyi bareng dengan Paul McCartney di upacara pembukaan. Susunan musisi Britania yang ikut serta terpilih dengan apik. Tak hanya legenda macam Sir Paul, bakat baru dari empat bangsa pembentuk Inggris Raya sempat urun suara. Deretan sejarah musik Inggris dalam konsep "Isle of Wonders" bermakna sangat dalam--walau beberapa orang menilai penyajiannya cukup sederhana.
Penonton dari berbagai negara dan pemirsa dari seluruh dunia menantikan acara penutupan yang lebih hebat lagi. Dan Inggris telah bersiap menyajikannya.
Seluruh dunia bisa menyaksikan upacara penutupan Olimpiade London 2012 dini hari nanti (13 Agustus). Sekitar 4.000-an penampil siap meramaikan sang pesta penyudahan. Pesta ini diberi konsep "A Symphony of British Music". Hm, sedap!
Konsep tersebut terbayang nikmat karena Britania Raya adalah lumbung musik dunia. Ibaratnya, Union Jack akan berkibar penuh pada upacara penutupan nanti. Setali tiga uang dengan pembukaan, seluruh penampil akan berasal hanya dari Britania.
Lihatlah deretan nama-nama ini: Muse, Take That, The Who, George Michael, Spice Girls, Eric Idle/Monty Python, Annie Lennox, Madness serta Kate Bush. Nama-nama musisi muda dan tua yang bikin mulut ternganga kagum.
Muse, trio berbakat akan menghadiahi penonton dan pemirsa dengan lagu tema olimpiade, "Survival". Eric Idle, personel grup komedi Monty Python akan unjuk suara dalam satu nomor legendaris "Always Look on the Brights Side of Life". Lagu yang disebut terakhir ini bisa mengundang koor terbesar dari penonton di upacara penutupan nanti.
Sama seperti pembukaan, sebuah konser juga akan dihelat di Hyde Park dalam waktu hampir bersamaan. Bersiaplah sakit jantung melihat susunan penampilnya.
Blur, New Order dan The Specials.
Nama yang pertama jelas bikin jantungan penikmat musik (dan hati-hati para penggemar britpop, mereka baru saja meluncurkan single anyar!). Nama yang kedua sungguh legendaris. Nama yang ketiga otomatis membuat kita berimajinasi dalam nada-nada ceria ska dan irama dansa rocksteady. Nama-nama inilah yang menorehkan tinta emas untuk sejarah musik Britania Raya. Mereka juga mewakili musik Inggris yang modern, menembus batas, bahkan cenderung beraroma pemberontakan.
Konser ini diberi tajuk "The Best of British". Sepadan dengan upacara resminya, kesan nasionalisme terpatri cukup kuat.
Britania tak salah berbangga atas sumbangan mereka bagi musik dunia. Maka dari itu, "A Symphony of British Music" dan "The Best of British" layak mengibarkan tinggi-tinggi bendera Inggris Raya. Susunan artis pada penutupan olimpiade kali ini menjadi dasar yang kuat. Saya berdecak kagum melihat katalog musisi dan artis pendukung upacara penutupan--mereka-mereka yang memiliki nama dengan reputasi internasional.
Jutaan penonton dan pemirsa di seluruh dunia tak sabar menantikan penampilan susunan artis-artis hebat dan legendaris. Layaknya upacara pembukaan, upacara akhir Olimpiade London 2012 pun akan disiarkan via televisi. Namun untuk konser "The Best of British", kita tak bisa menonton di Indonesia. Sayang sekali.
Nasionalisme Britania pada Upacara Penutupan Olimpiade
Oleh Mohammed Ikhwan | Mohammed Ikhwan – Min, 12 Agu 2012 19:14 WIBPenomoran Halaman
Pilihan Redaksi
1 - 6 dari 12
Latest Blogs
- Empat Fakta di Balik Persalinan Kim Kardashian
- Enam Kesalahan Jins Favorit Lekas Usang
- Video Latihan Otot Henry Cavill "Man of Steel"
- Cara Sadis Russell Brand Ceraikan Katy Perry
- White Shoes and the Couples Company Menyanyikan Ulang Lagu Daerah
- Disihir Konser Teatrikal G-Dragon
- Apakah Henry Cavill Akan Jadi Korban ‘Kutukan Superman’ Berikutnya?
BLOG DI OMG!
Terpopuler
Berita Terkini
GALERI TERPOPULER
1 - 8 dari 25
Hari Ini di Yahoo!
1 - 8 dari 46
Video Pilihan
1 - 4 dari 20
