Hikmat Darmawan
  • Yang menarik dari novel grafis Gekiga Hyoryu karya Yoshihiro Tatsumi (di Indonesia diterbitkan dengan judul Hanyut) adalah sudut pandangnya yang sangat pribadi. Meski fiksi, novel itu semacam sejarah mikro atas manga (komik khas Jepang).

    Dalam novel itu kita membaca sejarah manga dari sisi Osaka, kota kedua terbesar penghasil manga modern pada awalnya. Osamu Tezuka, sang Dewa Manga, mengawali kariernya di kota Takarazuka — antara Osaka dan Kobe — dan sempat membimbing beberapa komikus belia sebelum ia pindah ke Tokyo. Tasumi termasuk salah satunya.

    Perjumpaan dengan Tezuka sangat berpengaruh bagi Tatsumi, yang makin mantap menjadi komikus. Tezuka menganjurkan Tatsumi agar membuat cerita panjang dan tak membatasi diri pada manga empat panil (komik setrip).

    Anjuran ini membuat Tatsumi lebih percaya diri menjelajahi kemungkinan komik sebagai wahana untuk mengisahkan cerita dewasa. Dalam istilah Tatsumi, “Manga yang bukan manga.”

    *

    Osaka tahun 1950-an dipenuhi industri manga yang sedang

    Selengkapnya »dari Sekeping Sejarah Pribadi Yoshihiro Tatsumi
  • Snoopy dan Zen

    Sejak awal tiba di Tokyo pada musim panas 2010, salah satu hal yang segera menarik perhatian saya adalah: orang Jepang kok gandrung sekali pada komik Peanuts.

    Ada majalah gratisan Hot Pepper yang sampulnya selalu bergambar Snoopy dan kawan-kawan. Kalau tak salah (saya tak paham bahasa Jepang), majalah itu berisi informasi lowongan pekerjaan dan semacamnya. Terbit tiap minggu, majalah itu bisa dijumpai di sudut-sudut ramai seantero Tokyo (Hm, mungkin yang gandrung Peanuts hanya orang Tokyo saja).

    Dan di Pantai Odaiba, salah satu daerah wisata paling “hot” di Tokyo, saya ketemu kafe Snoopy. Saya juga sempat membeli air mineral dengan merek itu. Kemudian setelah beberapa minggu, saya juga bertemu susu kental dalam kemasan serupa pasta gigi (tapi lebih besar) dengan logo gambar Snoopy.

    Mengapa Snoopy dan kawan-kawan nongol cukup sering di Tokyo?

    Bertahun-tahun lalu, saya pernah baca ada pengamat komik Amerika yang mengistilahkan gaya Schulz dalam mencipta komik setrip Peanuts ini

    Selengkapnya »dari Snoopy dan Zen