Christian Sugiono
  • Tema teori konspirasi tidak akan pernah selesai dibahas dan selalu relevan dengan keadaan yang sedang berlaku. Tema ini juga bisa dipandang dari segala sudut kehidupan mulai dari politik, teknologi, ilmu pengetahuan, budaya, agama dan lainnya.

    Saya tertarik membahas hal ini seiring meningkatnya pemberitaan seputar makhluk luar angkasa belakangan ini. Makhluk dari luar Bumi, yang biasa disebut alien, dibayangkan sebagai makhluk hijau berkepala besar bermata bulat. Atau mereka yang bersayap, turun dari langit dan meninggalkan pengaruh terhadap manusia zaman dahulu kala.

    Imajinasi tentang alien tidak pernah terbatas.

    Salah satu berita yang lumayan menarik adalah soal pengakuan Vatikan terhadap keberadaan mahkluk luar Bumi. Pada 2008, kepala ahli astronomi Vatikan mengatakan, mungkin saja terdapat mahkluk ciptaan Tuhan lainnya yang hidup di luar Bumi.

    Memercayai hal ini tidaklah bertentangan dengan ajaran agama, kata mereka. Kita bisa menganggap mereka seperti saudara sesama ciptaan

    Selengkapnya »dari Konspirasi Alien, UFO, 2012, Bla Bla Bla
  • Sekarang ini, semua sudah terhubung dengan internet. Di banyak hal memang benar-benar membantu kita di kehidupan, terutama cara berkomunikasi dan berinteraksi. Tidak hanya berinteraksi dengan sesama manusia, tapi juga berinteraksi dengan non-human, mesin, atau sebuah sistem.

    Hampir semua orang yang saya kenal sekarang mempunyai sebuah identity di dunia maya, entah web page, blog maupun social networking profile. Bahkan juga saya banyak kenal orang dari internet, tahu kegiatan orang-orang tersebut dari hasil sharingnya di dunia maya. Batas-batas privasi telah diperlebar dan definisinya diubah. Masing-masing mempunyai pemahamannya sendiri yang mungkin bagus ataupun malah merugikan.

    Kita jadi berinteraksi dengan banyak orang dalam waktu yang lebih singkat dan paralel. Informasi masuk ke diri kita dengan sangat cepat dan dalam pecahan yang kecil-kecil. Otak kita jadi terlatih untuk menerima arus informasi dalam jumlah banyak secara bersamaan. Contoh nyatanya adalah Twitter.

    Seperti inilah

    Selengkapnya »dari Menghadapi Hari Kematian Internet