Jelajahi Yahoo! Bersama Teman-Teman Anda

Jelajahi berita, video, dan banyak lagi berdasarkan apa yang dibaca dan ditonton teman-teman Anda. Publikasikan aktivitas Anda sendiri dan dapatkan kendali penuh.

Pertama-tama,

AKTIVITAS TEMAN DI YAHOO!

    Suka Duka Wartawan Acara Karpet Merah

    Oleh: Kwala Mandel | Yahoo! OMG! Phillipines

    Konon, peliputan acara hiburan selalu bertabur pakaian bagus, menerima amplop khusus berisi tiket Governors Ball, dan berinteraksi dengan selebritas dengan segelas sampanye di tangan.

    Itu tidak sepenuhnya benar. Peliputan acara hiburan tidak selalu semenyenangkan seperti itu.

    "Beberapa wartawan memang mendapatkan kemewahan setara dengan para bintang, seperti suvenir mewah dan tiket untuk duduk di ajang Oscar, tapi hal itu sebuah pengecualian," ujar ahli media selebritas, Vanessa Diaz, yang mewawancarai lebih dari 50 wartawan hiburan untuk penelitian antropologinya di University Michigan.

    "Kenyataannya adalah, pekerjaan itu membuat wartawan berdiri selama berjam-jam di luar, sering kali kedinginan, karena kebanyakan acara digelar malam hari, sambil berharap selebritas terkenal datang dan kemudian berbicara."

    Selebritas tidak selalu sopan, dan tidak suka perbincangan tidak penting. "Aku ingat tugas liputan pertama untuk majalah People, dan aku diteriaki Kid Rock," ujar seorang wartawan. "Aku bertanya bagaimana pestanya, dan dia berkata 'Kenapa kamu tidak menanyakan tentang laguku?' dan mengancam akan mengeluarkanku dari pesta tersebut.”

    “Dan aku bertanya pada Russel Crowe tentang perasaannya saat penayangan perdana filmnya, dan dia mulai berteriak itu merupakan pertanyaan terbodoh." Wartawan lain juga mengakui pada Vanessa bahwa dia menanyakan kabar seorang aktor dan dia malah menjawab dengan tidak sopan dan berjalan menjauhinya.

    Bahkan para bintang legendaris pun akan bungkam jika diberi pertanyaan yang biasa. Lauren Bacall menghadiri penayangan perdana "Beyond the Sea,"di mana seorang wartawan dari Us Weekly menanyakan padanya, "Mengapa kamu datang malam ini?" Lauren dengan berang menjawab "Menurutmu apa yang membuatku datang kesini? Aku ingin pergi ke bioskop, dan oleh karena itu aku di sini sekarang!"

    Para wartawan tidak berpose di depan kamera. Di karpet, wartawan terpisah dengan pembatas besi dari para selebritas, ujar Vanessa. "Itu membuat para wartawan terlihat seperti hewan yang dikerangkeng yang perlu dikurung," ujarnya, seraya menambahkan bahwa ketika sampai di dalam acara tersebut, wartawan harus menjadi penguntit para selebritas yang mengawasi semua gerak-geriknya."

    Karpet merah mungkin terlihat glamor, namun bisa juga menjadi tempat yang sangat tidak nyaman, terutama saat musim dingin. Seorang wartawan meliput acara penayangan perdana di Manhattan, ketika suhu mencapai 4 derajat Celcius. Tidak ada lampu penghangat, dan angin dingin sangat parah. Para bintang film akhirnya datang, berpose untuk difoto, dan masuk ke dalam tanpa berhenti sejenak untuk diwawancara. "Aku berdiri selama dua jam kedinginan dan tidak mendapatkan apa-apa," ujar reporter tersebut.

    Wartawan karpet juga sering harus menanyakan pertanyaan konyol dan mengganggu. Vanessa ingat saat dia mewawancara Justin Timberlake setelah dia putus dari Cameron Diaz, dan dia tahu waktunya tidak banyak. "Kamu sering kali hanya mempunyai waktu dua detik untuk satu pernyataan.”

    “Jika itu merupakan hal penting bagi seseorang, dan pekerjaanmu bergantung pada berita tersebut, satu-satunya pilihan adalah untuk menanyakan perpisahan tersebut. Aku tahu dia tersinggung, namun pekerjaanku bergantung pada berita tersebut."

    Wartawan juga sering tidak berteman dengan para bintang di karpet merah.

    Vanessa ingat seorang wartawan menulis status di Facebook dan Twitter "sedang nongkrong dengan Halle Berry!" setelah menghabiskan malam melihat Halle Berry dari kejauhan. "Di dalam acara penghargaan, sering kali tidak ada hubungan pribadi antara wartawan dan selebritas kecuali sudah diatur," ujar Vanessa. "Sebenarnya itu merupakan pekerjaan wartawan — untuk tidak mengganggu selebritas."

    Ada peraturan tanda tangan dan foto tidak tertulis. "Sebenarnya ini sangat menyedihkan karena orang yang datang pertama kali biasanya berpikir mereka akan dapat berfoto bersama dengan para bintang," ujar Vanessa. "Seorang wartawan membawa sepupunya dari luar negeri ke acara tersebut dan mereka tidak bertemu bahkan dengan seorang selebritas."

    Vanessa, yang telah malang-melintang selama tujuh tahun menjadi wartawan, tidak pernah meminta foto atau tanda tangan. "Banyak juga wartawan yang ingin berhubungan dekat dengan selebritas, namun beberapa wartawan mengikuti motto 'Bersikap ramah, namun jangan berteman."

    "Kamu berada di sana bukan untuk menjadi penggemarnya," ujar mantan wartawan Los Angeles Times, Jenny Sundel, yang kini mengelola blog JesusYearProject. "Hal tersebut membuat mereka meremehkanmu. Kamu di sana untuk bekerja."

    Kadang bintang besar bisa sangat baik. "Angelina Jolie berhenti dan berbicara dengan setiap wartawan di salah satu penayangan perdana filmnya," ujar seorang wartawan People. "Hal tersebut membuatnya terlambat masuk dalam acara tersebut. Aku tidak pernah melihat selebritas lain melakukan hal itu."

    Bintang lain juga tidak selalu seperti yang dikabarkan. Seorang wartawan Huffington Post mengatakan, dia menyukai Kristen Stewart. Kristen sering disebut sebagai orang yang tidak peduli dengan orang lain namun pada kenyataannya tidak begitu. Dia sangat peduli dan menjawab pertanyaan dengan sepenuh hati.

    Peliputan karpet merah mempunyai tantangan tersendiri, namun hal tersebut bisa sangat melegakan setelah menunggu selama berjam-jam. "Sudah tentu ini bukan pekerjaan terburuk di dunia, dan aku rasa para wartawan juga tidak menganggapnya demikian," ujar Vanessa, yang menulis tentang pekerjaan dalam buku Manufacturing Celebrity and Marketing Fame: An Ethnographic Study of Celebrity Media Production.

    Seperti semua pekerjaan, ada suka dan duka dalam peliputan karpet merah.



    LIHAT JUGA:

    Cara pemungutan suara pemenang Oscar
    GALERI FOTO: Daftar pemenang Academy Awards ke-84
    GALERI FOTO: Para korban kutukan piala Oscar
    GALERI FOTO: Tes pengetahuanmu tentang Oscar
    GALERI FOTO: Nicholas Saputra dan Ladya Cheryl di Festival Film Berlin

    Apakah kamu ingin Lady Gaga tetap mengadakan konser di Jakarta?

    Ya Tidak
    44%

    363 orang telah menjawab pertanyaan ini.

    56%
    Memuat...
     

    56 komentar

    • Belle Li mbui  •  2 bulan yang lalu
      yaa karena para wartawan infotainmen bergantung pada berita2 yg sensasional..
      mereka lbh senang membahas jambul nya syahrini ato siapa yg digandeng mas anang, ketimbang karya2 yg dihasilkan para selebritas... jelas para selebritas itu merasa terganggu
      apalagi klo yg di hollywood sana, sampe ada istilah paparazi... selebritas jelas senang publisitas, tp klo sampe mengusik kehidupan mereka sama lah dgn org pada umumnya, akan merasa risih
      wartawan infotainmen luar sana (hollywood) lbh senang menjual keburukan2 para selebritas, seperti bagaimana mereka tanpa make-up, kondisi saat mabuk ato terlibat masalah kriminal... ya, mereka senang, krn itu akan jd berita yg laku dijual
      ada yg salah??
      • King 2 bulan yang lalu
        Pendapat yang menarik
      • The Original Twinky 2 bulan yang lalu
        Itulah yang namanya 'HATI YANG CEMAR'....ketika keburukan orang lain kau expose untuk mendatangkan keuntungan bagimu.
        Lebih cemar lagi kalau kau tidak menemukan keburukan apapun pada orang lain, lalu kau memfitnahnya untuk mempromosikan dirimu sendiri.....

        Profesi wartawan mau tidak mau adalah profesi paling cemar diantara profesi lainnya......
      • The Original Twinky 2 bulan yang lalu
        TINGKAT TUJUH

        Tingkat tujuh adalah yang paling tercemar dan yang paling tidak murni. Hati yang seperti ini menciptakan gossip-gosip yang sangat jahat. Dia bisa sembarangan mengarang cerita. Dia menghabiskan waktu dan uang untuk mengumpulkan informasi agar bisa memfitnah orang. Tingkat ini sangat parah.

        Orang di tingkat ini sangat tercemar dia mengabdikan hidupnya untuk gossip. Harus. Kalau dia tak melakukannya, dia takkan berada di tingkat tujuh. Mengapa ? Karena kalau dia berhenti bergosip, dia bisa menghadapi keburukannya dan berseru kepada Allah untuk meminta pertolongan. Dia akan bertobat dan turun ke tingkat enam. Namun, orang ini tak mau bertobat. Dia tak mau berubah.

        Ada sesuatu yang tak beres dalam kehidupan orang yang berada di tingkat tujuh. Namun, dia menyukainya. Dia ingin tetap demikian. Agar tetap seperti itu, dia harus mengabaikan keburukannya. Jadi, dia membuyarkan pikirannya dengan segala macam kesalahan orang lain. Dia juga harus memastikan agar orang lain memusatkan perhatian mereka pada hal yang sama. Kalau mereka terus membicarakan keburukan orang lain, mereka akan mengabaikan kebenaran tentang orang yang berada pada tingkat tujuh tersebut.

        Oleh karena itu, bagi orang yang ada di tingkat tujuh, dusta merupakan hal yang penting. Sangat penting, karena dusta akan membuat orang lain tampak lebih buruk daripada kenyataannya. Agar orang yang berada di tingkat tujuh ini bisa merasa murni, dia harus benar-benar menonjolkan keburukan orang lain. Kalau keburukan orang lain masih kurang, dia akan memakai dusta untuk makin memperburuknya.

        Kebenaran akan menyakiti hati orang yang berada di tingkat tujuh. Kebenaran akan mengungkapkan kecemaran dan dosa yang parah. Oleh karena itu, kebenaran harus diabaikan. Hati nuraninya harus disibukkan dengan hal lain. Apapun itu. Entah berupa kenyataan yang tak menyenangkan atau dusta, pokoknya itu bisa membuatnya berfokus pada hal selain kebenaran tentang dirinya.

        …bagi orang najis dan bagi orang tidak beriman suatupun tidak ada yang suci, karena baik akal maupun suara hati mereka najis. Titus 1;15b

        Gosip berfungsi sebagai kabut pelindung yang menutupi inti masalah. Makin buruk gosipnya, makin tebal asapnya dan makin efektif sebagai pelindung. Orang di tingkat tujuh membutuhkan cerita sebanyak mungkin. Selain itu, cerita itu harus terdengar seburuk mungkin. Kalau tidak, cerita-cerita tersebut takkan mengalihkan perhatian orang lain dari inti masalahnya. Cerita-cerita tersebut takkan bisa menyembunyikan kebenaran si penggosip tingkat tujuh.

        Acap kali orang ini terdorong rasa benci. Dia membenci orang yang difitnah itu. Mengapa ? Mungkin orang itu menegurnya dan membuat dia menyadari dosanya. Oleh karena itu, sungguh menyakitkan baginya untuk berurusan dengan orang itu. Kalau orang lain mendengarkan dia, itu lebih buruk lagi. Karenanya gossip diciptakan untuk menghancurkan dia. Diam-diam, orang di level tujuh ini ingin agar orang tersebut mati. Kalau tidak mati, setidaknya ia ingin menjatuhkannya sedemikian rupa sehingga tak ada orang yang mau mendengarkan dia. Dengan demikian, setiap orang akan melupakan kebenaran tentang sipelaku yang ada di level tujuh ini.

        Setiap orang yang membenci saudaranya, adalah seorang pembunuh manusia. 1 Yohanes 3;15a

        Satu-satunya solusi yang tepat adalah pertobatan. Orang yang berada di tingkat tujuh ini harus bertobat dan diubahkan. Namun, dia tak mau melakukannya. Dia menolak untuk bertobat. Dia tak ingin berubah. Dia bersikeras untuk hidup dengan cara lama. Dia terus hidup sebagaimana dia hidup sebelum dosanya terungkap. Sebelum orang itu mengembangkannya. Jadi, dia pertama-tama harus menyembunyikan kebenaran dengan menyesatkan semua orang. Kemudian dia harus menghancurkan sumber kebenaran. Cara termudah adalah menyebarkan gossip yang jahat. Jadi, apakah aneh kalau orang di tingkat tujuh sangat mengabdi kepada gossip ?
    • Abdul  •  2 bulan yang lalu
      slbm nanya pahami dulu kejiwaan orang, lg normal apa gak
    • marianka  •  2 bulan yang lalu
      resiko, bo.
    • Lady Guyqy  •  2 bulan yang lalu
      kadang wartawan di anggap mengganggu.........
    • Antibeleqs  •  2 bulan yang lalu
      Keduanya terikat (artis dan wartawan), kalau mewawancarai kita ini siapa yang mau nonton.
    • Pengguna Yahoo!  •  2 bulan yang lalu
      http://www.riaupos.co/berita.php?act=full&id=10053&kat=5
    • Pengguna Yahoo!  •  2 bulan yang lalu
      wahai para artis,kalau tidak ada wartawan,lu kapan bisa dikenal,dasar goblok para artis
      • chay_21okz 2 bulan yang lalu
        artis yang terkenal gara2 wartawan itu baru yang nama'y goblok.
        artis yang terkenal gara2 karirnya di dunia intertaintment itu nama'y pinter.
        kasih statement mbok ya dipikir donk..
        saya rasa walaupun ga ada wartawan, artis yang karya2nya bagus pasti terkenal.
    • Monalisa  •  2 bulan yang lalu
      yachh.,spRti tu lha prjlnn para wartawan,penonton z sering mrsa klw prtnyaan wartawan ga penting,tpi sprti yg d blg tdi klw tu smua trpaksa ya saia jd memakluminya.,
      sabarrrrrrrrrr.,smua pkrjaan halal itu menyenangkan.,
    • Tatut  •  2 bulan yang lalu
      Tapi tetep asik kan...
    • Pengguna Yahoo!  •  2 bulan yang lalu
      Tujuh Geng Motor XTC yang Rusak Polresta Pekanbaru Ditangkap
      http://www.riaupos.co/berita.php?act=full&id=10012&kat=5
      • cewe 2 bulan yang lalu
        salah posting gan...
    • lady  •  2 bulan yang lalu
      Angelina Jolie sangat baik, seneng aku bacanya....
    • ivone  •  2 bulan yang lalu
      wah tak di sangka gw tinggal enak baca beritanya sama lihat foto2 mereka tapi ternyata di balik semua itu penuh dengan perjuangan beda banget yah ma wartawa infotaiment indonesia :D
    • Burkina Guyon  •  2 bulan yang lalu
      Hampri sama dengan Gubernur Jakarta Fauzi Bowo wartawan bertanya malah nanya balik...dan selalu tidak pernah ada komentar yang bagus.....
      wkwkwkw
      • King 2 bulan yang lalu
        Kacung berkumis dan tidak berotak
      • ichayoung 2 bulan yang lalu
        gw kaget tuch wktu pak kumis ngmng kasar sma wartawan,seumur hdp baru liat pejabat tggi bhasa'y kasar wkt d wawancarai.......g pantes bgt jd gubernur pants'y jd preman tanjung priok
      • pedo 2 bulan yang lalu
        lah yg milih dia dulu siapa?
    • Nadya  •  2 bulan yang lalu
      lagian ngasih pertanyaan retoris gitu, ya males juga kali jawabnya. sama aja kayak waku itu wartawan nanya ke pengungsi yg ada di truk pengungsi : "bapak kenapa ada di sini?". MENURUT LOOOOOOO?. kalo mau jawaban mutu yang pertanyaan mutu juga, jeung....
    • cewe  •  2 bulan yang lalu
      mang angelina jolie keren luar dalem dah... =)
    • Je suis étudier  •  2 bulan yang lalu
      wah ternyata Angelina Jolie baik hati ya. Udah cantik, pintar, baik hati lagi :)
    • agni  •  2 bulan yang lalu
      angelina jolie..
      you are the best ever...
      • Bella 2 bulan yang lalu
        nyambung2 ke angelina jolie
    • indri  •  2 bulan yang lalu
      wow. nice sharing :)
    • indonesienne  •  2 bulan yang lalu
      Kalau aku jadi Lauren Bacall lagi menghadiri penayangan perdana "Beyond the Sea," trus ditanya.."Mengapa kamu datang malam ini?" .....aku jawab: "Lha? trus situ ngapain juga kesini?"...

      Ga salah lah kadang artis marah juga...kok bisa ya nanya seguoooblok itu...Kalau kerja mau nyaman, ga usah kerja...di rumah aja. Itu juga belum tentu nyaman. Hidup adalah perjuangan..
    • ichayoung  •  2 bulan yang lalu
      Para seleb jg g ada apa''y tanpa wartawan....seleb-wartawan itu sma'' sling membutuhkan