Sampul album One Direction "Take Me Home" akhirnya dirilis dan terlihat bagus. Oh em gee! Di sampul album itu terlihat sebuah ikon Inggris - kotak telepon tradisional berwarna merah - lengkap dengan para personel One Direction di sekitarnya.
Gambar ini keluar sehari setelah Louis Tomlinson membocorkan nama album kedua One Direction di Twitter.
Dia menulis: "Aku sangat bahagia menyampaikan berita ini kepada kalian, judul album baru kami berjudul "Take Me Home". Tak sabar memperdengarkannya kepada kalian! Berita lainnya menyusul! #takemehome."
Pada sampul album "Take Me Home" ini menampilkan si malang Liam Payne yang terlihat akan jatuh dari atas kotak telepon. Namun dia tidak perlu takut. Louis sigap untuk menyelamatkannya dengan bantuan si ganteng Zayn Malik.
Niall Horan seakan terperangkap di dalam kotak telepon - mungkin dia sedang mengobrol dengan Simon Cowell.
Harry Styles berdiri mengenakan dasi kupu-kupu yang merupakan ciri khasnya dengan posisi kedua tangan menyilang.
Single terbaru One Direction "Live While We're Young" telah menorehkan rekor sebagai single dengan penjualan pre-order tercepat.
Prediksi kami, kesuksesan serupa akan terjadi pada album terbaru mereka.
LIHAT JUGA:
One Direction senang dilempar bra oleh penonton
Liam Payne rayakan ultah ke-19
Niall Horan: Demi Levato bukan pacarku!
Zayn Malik dibully karena agamanya
GALERI FOTO: Keseharian One Direction
GALERI FOTO: Invasi musisi Inggris
One Direction Merilis Sampul Album Terbaru "Take Me Home"
Oleh Yahoo Indonesia | Blog Editor – Jum, 31 Agu 2012 15:17 WIBPenomoran Halaman
Pilihan Redaksi
1 - 6 dari 12
Latest Blogs
- Gaya Nyeleneh Seleb Di Penghargaan Billboard
- Foto-foto Pertama Nicole Kidman Jadi Grace Kelly di "Grace of Monaco"
- Hitam Putih Ratu K-Pop Lee Hyori
- Konser Blur di Jakarta: Itu Benar-benar Bisa Terjadi
- Lima Alasan Menonton "Star Trek Into Darkness"
- Dian Sastro: Yang Sombong Biasanya Justru Artis Asia
- Cara Selebritas Menjaga Rambutnya
BLOG DI OMG!
Terpopuler


Silvana Paternostro: Jurnalis Feminis, Tapi Akhirnya Jatuh Cinta pada Lelaki Berbudaya Patriark
Perempuan asal Kolombia ini rutin menulis tentang Kuba, Amerika Tengah, dan Amerika Selatan, untuk berbagai media, seperti World Policy Journal, The Paris Review, New York Times,Newsweek Magazine, dan The New Republic. Dia pun pernah menulis buku tentang gender (perempuan) serta perannya dalam pemerintahan dan agama di Amerika Latin, In the Land of God and Man: A Latin Woman’s Journey (1998), yang kemudian masuk dalam nominasi PEN/Martha Abrams Award kategori First Nonfiction.



Berita Terkini
GALERI TERPOPULER
1 - 8 dari 25
Hari Ini di Yahoo!
1 - 8 dari 27
Video Pilihan
1 - 4 dari 20

