Pada Hari Kemerdekaan Amerika Serikat tanggal 4 Juli 2012, penyanyi pendatang baru asal New Orleans, Frank Ocean menggemparkan dunia musik saat ia di blognya membeberkan kisah cinta pertamanya kepada seorang pria.
Pengakuan Frank Ocean menjadi anomali dalam dunia R&B dan hip-hop yang biasanya menampilkan sosok pria jantan penuh percaya diri yang selalu dikelilingi wanita seksi.
Namun rekan-rekannya mendukung pengakuan Frank Ocean. Salah satunya adalah nama besar dalam dunia hip-hop, Russell Simmons yang menulis pernyataan:
“Keputusanmu untuk memberitahu publik mengenai orientasi seksualmu memberi harapan dan terang bagi banyak anak muda di luar sana yang masih hidup dalam ketakutan”.
Kehadiran Frank Ocean kini memang dapat menjadi terang di dunia R&B. Melalui musiknya, Frank Ocean membuat R&B tidak lagi hanya menampilkan hal-hal sensual atau menggoda namun menjadi medium narasi yang mengundang perenungan.
Frank Ocean adalah pengamat dan penutur yang baik. Dalam lagunya, ia bisa bercerita mengenai lingkungan sosial yang buruk namun diungkapkan dengan santun, tanpa menghakimi hingga dapat membuat kita merasa simpati.
Frank menyuguhkan tema-tema gelap dan penderitaan dalam lagu-lagunya, namun membungkusnya dengan keindahan dan kehangatan serta penuh cinta. Ini yang membuat musik Frank Ocean unik dan sanggup membuai telinga kita setiap kali mendengarkan.
Namun jangan berharap musik R&B Frank Ocean akan terdengar di klub-klub malam untuk menjadi teman berdansa, seperti kebanyakan musik R&B sekarang. Musik R&B olahan Frank, yang memadukan banyak unsur musikal dari funk hingga soul, menyuguhkan keintiman yang hanya cocok didengarkan secara personal.
Frank Ocean memulai karier di tahun 2009, dengan menjadi penulis lagu bayangan (ghostwriter) untuk beberapa penyanyi pop seperti Justin Bieber, John Legend hingga Brandy. Di tahun yang sama ia dikontrak oleh label Def Jam sebagai penyanyi solo.
Namun pada kelanjutannya, antara Def Jam dan Frank tidak tercapai kesepakatan untuk merilis album debut sehingga di tahun 2011, Frank Ocean merilis sendiri “Nostalgia, ULTRA” secara gratis di blognya. Album ini sontak menjadi perbincangan dan menuai banyak pujian dari beberapa pengamat musik.
Pada pertengahan Juli 2012, beberapa hari setelah mengaku homoseksual, akhirnya Def Jam merilis album Frank Ocean bertajuk “Channel ORANGE”. Banyak kalangan mencibir, pengakuan Frank adalah taktik promosi untuk album terbarunya.
Namun 17 lagu dalam album “Channel ORANGE” menjadi bukti nyata bahwa di luar persoalan mengenai orientasi seksual, Frank Ocean adalah musisi dan penyanyi penuh bakat. Dipastikan kariernya akan berjalan gemilang di masa depan.
Penomoran Halaman
Pilihan Redaksi
1 - 6 dari 12
Latest Blogs
- Gaya Nyeleneh Seleb Di Penghargaan Billboard
- Foto-foto Pertama Nicole Kidman Jadi Grace Kelly di "Grace of Monaco"
- Hitam Putih Ratu K-Pop Lee Hyori
- Konser Blur di Jakarta: Itu Benar-benar Bisa Terjadi
- Lima Alasan Menonton "Star Trek Into Darkness"
- Dian Sastro: Yang Sombong Biasanya Justru Artis Asia
- Cara Selebritas Menjaga Rambutnya
BLOG DI OMG!
Terpopuler


Silvana Paternostro: Jurnalis Feminis, Tapi Akhirnya Jatuh Cinta pada Lelaki Berbudaya Patriark
Perempuan asal Kolombia ini rutin menulis tentang Kuba, Amerika Tengah, dan Amerika Selatan, untuk berbagai media, seperti World Policy Journal, The Paris Review, New York Times,Newsweek Magazine, dan The New Republic. Dia pun pernah menulis buku tentang gender (perempuan) serta perannya dalam pemerintahan dan agama di Amerika Latin, In the Land of God and Man: A Latin Woman’s Journey (1998), yang kemudian masuk dalam nominasi PEN/Martha Abrams Award kategori First Nonfiction.



Berita Terkini
GALERI TERPOPULER
1 - 8 dari 25
Hari Ini di Yahoo!
1 - 8 dari 27
Video Pilihan
1 - 4 dari 20
