Blog Editor
  • Video klip Psy - "Gentleman"Sabtu 13 April lalu, sekira 50 ribu penggemar berbaju warna putih memenuhi Seoul World Cup Stadium untuk menyaksikan konser megah “Happening” dari PSY, sang pelantun lagu “Gangnam Style”.

    Konser “Happening” tersebut dipancarkan langsung lewat kanal resmi PSY di YouTube dan berjalan spektakuler. Kucuran dana senilai $2,7 juta (Rp26 miliar) tampak terbelanjakan dengan baik — antara lain memungkinkan PSY melayang berkeliling stadion saat membawakan lagu “Paradise”. Dia dapat menyaksikan kerumunan puluhan ribu penonton yang mengacungkan “lightstick” putih dari atas.

    Selain spektakuler, konser yang turut dimeriahkan oleh Lee Hi, 2NE1 dan G-Dragon itu dipenuhi momen jenaka. Salah satunya ketika lewat layar raksasa PSY mendedikasikan sebuah segmen kepada Beyonce, yang dilanjutkan dengan membawakan tarian hits “Single Lady”. Alih-alih seksi, PSY menampilkan badan gempalnya dalam balutan kostum minim yang mengundang gelak tawa penonton.

    Namun sajian utama konser “Happening” adalah Selengkapnya »dari Video Musik Single Baru PSY Tidak Orisinal?
  • Chef Juna: Dulu Saya 'Bad Boy'

    Junior Rorimpandey (Foto: Jonathan Rian/Yahoo!)Junior Rorimpandey (Foto: Jonathan Rian/Yahoo!)Pulang ke Indonesia untuk mendirikan sebuah restoran di Jakarta, Junior Rorimpandey kini malah banyak muncul di layar televisi. Meski kerap mendapat cibiran atas perannya sebagai juri di “Master Chef Indonesia”, predikat bad boy membuatnya selalu digilai wanita, terbukti dirinya memenangkan kategori Most Wanted Male di ajang penghargaan Yahoo! OMG! Awards 2012.

    Tidak banyak yang tahu tentang kehidupan Juna sebelum dirinya terkenal. Dirinya pun bahkan mengaku bukan lulusan sekolah kuliner. Lalu bagaimana ceritanya dia bisa menyandang predikat chef?

    Pada Jumat (5/4), pria kelahiran 20 Juli 1975 ini menyempatkan diri datang ke kantor Yahoo! Indonesia di kawasan Senayan, Jakarta Pusat. Kepada Yahoo! OMG! Indonesia, dia menceritakan tentang bagaimana dia bertahan hidup bermodalkan ijazah SMA, sampai pada kisah di balik karakter galaknya di “Master Chef Indonesia”.

    Sekarang sibuk apa Juna?
    Sering demo masak ke luar kota, Indonesian Chef Association. Minggu lalu di Sulawesi Selatan, akhir bulan

    Selengkapnya »dari Chef Juna: Dulu Saya 'Bad Boy'
  • “Merayakan Black Day bersama teman-teman. Menikmati kehidupan jomblo,” begitu cuit personel grup K-pop f(x) Amber Liu di Twitter.



    Setiap 14 April, pemuda dan pemudi Korea Selatan merayakan Black Day. Berkebalikan dari Valentine’s Day, Black Day justru merupakan perayaan kesendirian bagi mereka yang tak memiliki kekasih.

    Banyak idola K-pop yang turut merayakan Black Day karena masih saja sendiri. Sebab tak seperti idola Barat yang mudah berganti-ganti pasangan (ehm, Taylor Swift, ehm), untuk berkencan pun mereka sulit. Apa alasannya?

    1.    Larangan berkencan

    Beberapa manajemen artis K-pop memberlakukan larangan berkencan, terutama bagi siswa pelatihan dan artis yang baru debut agar mereka fokus memulai karir. Larangan ini sangat ketat sampai-sampai penggunaan ponsel pun dibatasi.

    Jika tiba waktunya, larangan berkencan dapat dicabut, tergantung Selengkapnya »dari 5 Alasan Idola K-pop Menjomblo

  • Roger EbertTanggal 4 April 2013, Roger Ebert meninggal dunia di usia 70 tahun. Ia merupakan salah seorang kritikus film paling terkenal di dunia. Sejak tahun 1967, Ebert telah menuntun berbagai generasi penonton film melalui bermacam-macam jalur. Saat banyak orang mengalami kesulitan dengan perubahan yang terjadi di lanskap dunia media, Ebert justru sigap melihat kesempatan baru baginya untuk berbagi pendapat dengan publik. Tak hanya hadir di surat kabar, Ebert juga hadir di televisi, media online, bahkan media sosial.

    Meski di tahun-tahun terakhirnya Ebert tak lagi bisa bicara dan banyak bepergian, masalah kesehatan yang dialaminya tak pernah mampu menyurutkan semangat hidup dan kecintaannya terhadap sinema. Ingin tahu beberapa fakta menarik tentang kritikus film kenamaan ini? Berikut adalah 10 hal mengenai kehidupan Roger Ebert:

    1. Beyond the Valley of the Dolls
    Tak hanya menjadi kritikus film, Roger Ebert juga pernah menjadi penulis naskah. Ebert menulis naskah film “Beyond the Valley of the

    Selengkapnya »dari 10 Hal yang Perlu Anda Tahu Soal Roger Ebert
  • Sejak mengumumkan kehamilannya, perut Kim Kardashian tak pernah berhenti jadi sorotan, meski belum terlihat membuncit. Namun kini akhirnya sang bayi sudah mulai "menonjol", begitu istilah yang digunakan Kim.

    Bintang tayangan realita yang akan melahirkan bayinya dengan Kanye West di bulan Juli ini meng-upload dua foto kehamilannya di Instagram dengan keterangan, "Baby Love". Dan meskipun ia sudah difoto ribuan kali selama hamil, inilah pertama kali perutnya benar-benar terlihat hamil.

    [Instagram]
    Setelah banyak media mempermasalahkan berat badannya dan pilihan busana hamilnya yang tak biasa, Kim Kardashian membela diri lewat blognya bulan lalu. "Badanku melebar beberapa inchi namun perutku belum menonjol, jadi aku agak kesulitan memilih baju yang tak membuatku terlihat gemuk."

    Kini setelah perutnya benar-benar buncit, seperti Kim akan mulai berpakaian layaknya ibu hamil yang lain.

    Ia juga mendapat banyak dukungan, terutama untuk mengembalikan ukuran tubuhnya setelah melahirkan.

    "Nikmati kehamilanmu dan

    Selengkapnya »dari Kim Kardashian Pamerkan Perut Buncitnya
  • Cuplikan film "Cloud Atlas"“Cloud Atlas” (2012) merupakan sebuah film ambisius berskala besar yang disambut dengan pendapat terbelah para kritik film. Meski tema kompleks dinilai telah menenggelamkan aspek emosional sehingga membuat kisahnya cenderung datar, perlu diakui bahwa secara teknis “Cloud Atlas” merupakan karya luar biasa yang layak disimak.
     
    Bila Anda mampu meluangkan waktu 2 jam 52 menit untuk menyaksikan “Cloud Atlas”, Anda mungkin akan menemukan sebuah kisah transendental yang menantang hati dan pikiran. Namun, bila Anda belum tergerak untuk pergi ke bioskop untuk menyaksikan film besutan Lana Wachowski, Andy Wachowski, dan Tom Tykwer ini, berikut kami berikan lima alasannya:
     
    1. Film mustahil
    Mereka yang sudah pernah membaca novel “Cloud Atlas” karya David Mitchell akan dengan mudah mengatakan bahwa ini merupakan kisah yang sangat sulit difilmkan karena kerumitan ceritanya yang tinggi.
     
    Menyaksikan sebuah film yang diadaptasi dari materi sumber yang begitu kompleks merupakan sebuah kesenangan

    Selengkapnya »dari Lima Alasan Menonton "Cloud Atlas"
  • Pangeran William dan Kate Middleton di Skotlandia Scotland (Foto: David Moir/REUTERS)Ternyata dicium seorang pangeran bukanlah impian semua gadis kecil.

    Seorang bocah perempuan Skotlandia berumur empat tahun menolak Pangeran William yang akan memberinya kecupan. Kejadian ini berlangsung saat William dan Kate Middleton datang berkunjung ke Skotlandia selama dua hari.

    Saat Will menyapanya, gadis cilik itu sedang mengayunkan bunga. Kemudian William bertanya padanya, "Apakah bunga itu untukku? Atau untuk Kate?" Putra pertama mendiang Diana itu menambahkan, "Kamu cantik sekali. Mau aku cium?"
    Si gadis cilik mengelak saat hendak dicium Pangeran William
    Seketika itu juga orang-orang di sekitarnya langsung heboh. Namun saat Pangeran William mencondongkan badannya, si gadis cilik itu malah mengelak. "Oh tidak!" kata William, "Baiklah kalau gitu lain kali saja ya, sayang."

    Setelah itu, seorang ibu diwawancara oleh Associated Press saat dirinya menggendong putri kecilnya dan menjelaskan, gara-gara kejadian tersebut, Pangeran William tidak mau lagi memberikan ciuman lagi.

    Simak videonya di bawah ini:

     

    BACA JUGA:

    Hamil enam bulan, Kate

    Selengkapnya »dari Gadis Cilik 4 Tahun Menolak Dicium Pangeran William
  • Cuplikan "Stoker"“Stoker” (2013) bukan film horor dan tidak bercerita tentang vampir. Meski demikian, bila Anda cukup familiar dengan sosok Park Chan-wook, darah dan misteri biasanya merupakan bagian tidak terpisahkan dari film-film karyanya. Ingin tahu kisah di balik pembuatan film yang dibintangi Mia Wasikowska, Matthew Goode, dan Nicole Kidman ini? Berikut adalah 10 trivia tentang film “Stoker”:

    1. Ted Foulke
    Naskah “Stoker” yang masuk dalam The Black List — daftar naskah terpopuler di Hollywood yang belum diproduksi — pada tahun 2010 merupakan karya seorang penulis misterius bernama Ted Foulke. Ternyata, ini hanya merupakan nama samaran karena sang penulis sebenarnya adalah sosok yang cukup dikenal di Hollywood. Wentworth Miller, aktor yang terkenal lewat serial televisi “Prison Break”, adalah sosok yang berada di belakang naskah “Stoker”. Tak ingin naskahnya mendapat perhatian hanya karena popularitasnya, Miller memasukkan naskah perdananya tersebut dengan nama alias. “Foulke” sendiri merupakan nama

    Selengkapnya »dari Sepuluh Trivia Film “Stoker”
  • Oleh 

    Banyak yang menyebut Lindsay Lohan sebagai selebritas "sampah", tapi bukan ini yang membuat seorang seniman menciptakan lukisan Lindsay Lohan yang terbuat dari sampah.

    Jason Mecier, seniman yang membuat banyak karya seni menarik seperti lukisan selebritas terbuat dari permen, mengumpulkan berbagai macam sampai, bahan untuk daur ulang, dan benda-benda tak terpakai yang ia temukan di berbagai tempat, kemudian menciptakan karya seni yang terinspirasi dari selebritas Hollywood ini.

    Beberapa benda yang jadi bahan lukisannya termasuk karya-karya Lindsay Lohan seperti CD albumnya, DVD filmnya, dan beberapa memorabilia film "Mean Girls". Benda-benda lain termasuk aksesori, kacamata hitam, kartu kredit bekas, borgol, botol alkohol, botol pil, dan obat tetes mata. Ini baru yang normal. Ada juga yang cenderung "menjijikkan."
    Tampak dekat potret "sampah" Lindsay Lohan.

    Jason Mercier mengatakan bahwa ia juga menggunakan obat antijamur untuk vagina, delapan cotton bud, 13 selongsong peluru, 4 perangkap semut, 29 puntung Selengkapnya »dari Potret Sampah Lindsay Lohan
  • Jarang sekali film animasi untuk keluarga dikemas sebagai sebuah film perjalanan. Namun, film nomor satu di daftar box-office minggu ini, “The Croods” (2013), membuktikan bahwa film perjalanan bukan hanya monopoli manusia modern. Hanya dengan bermodalkan jalan kaki, keluarga manusia prasejarah ini pun mengarungi hutan liar, sungai, juga pegunungan yang menyimpan bahaya supaya dapat selamat sampai ke tempat tujuan. Meski punya plot yang sangat sederhana dan susunan konflik yang berputar-putar, film ini tetap menjadi pilihan tepat untuk ditonton bersama seluruh anggota keluarga di akhir pekan nanti. Selain itu, apa lagi yang menarik dari film produksi DreamWorks Animation ini? Berikut adalah lima alasan untuk menonton film “The Croods”.
    "The Croods"
    1. Visualisasi Cantik

    Butuh sedikit imajinasi ekstra untuk mewujudkan dunia prasejarah dalam sebuah film animasi. Contoh paling dekat dari film dengan latar mirip “The Croods” tentu saja adalah film-film dari franchise “Ice Age”. Tetapi, selain Selengkapnya »dari Lima Alasan Menonton "The Croods"

Penomoran Halaman

(673 Artikel)