Jelajahi Yahoo! Bersama Teman-Teman Anda

Jelajahi berita, video, dan banyak lagi berdasarkan apa yang dibaca dan ditonton teman-teman Anda. Publikasikan aktivitas Anda sendiri dan dapatkan kendali penuh.

Pertama-tama,

AKTIVITAS TEMAN DI YAHOO!

    Blog Pilihan

    • Oleh Ben Arnold | Yahoo UK Movies Features

      Karpet merah adalah ajang pamer bagi para selebritas. Jadi ketika ada kejadian memalukan yang terjadi di atasnya, biasanya terjadi dengan brilian. Mari kita lihat beberapa momen memalukan para selebritas di karpet merah....


      Sacha Baron Cohen menumpahkan “abu Kim Jong-il” ke Ryan Seacrest
      Mengenakan kostum diktator Admiral Jendral Aladeen, Sacha Baron Cohen mendekati Ryan Seacret di karpet merah Oscar, karpet tersuci di dunia perfilman, membawa guci mencurigakan. Menurut Sacha, di dalamnya terdapat "abu dari pasangannya di ganda tenis" Kim Jong-il, mendiang pemimpin Korea Utara. Ryan memasang senyum palsu ketika Sacha menumpahkan abu palsu itu ke arahnya, tapi kau tahu Seacrets tidak senang sang aktor menodai tuksedo miliknya.



      Zac Efron menjatuhkan kondom
      Saat menghadiri premier “The Lorax”, Zac Efron tidak sengaja menjatuhkan kondom. Panik, Zac langsung mengambil kembali benda itu dan tersenyum ke arah penggemar sebelum mengenakan kembali Selengkapnya »
    • Pada awal bulan ini, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Mari Elka Pangestu mengatakan, seiring penetrasi musik Korea (atau lebih dikenal dengan sebutan K-pop), sudah saatnya industri musik Indonesia untuk menciptakan I-pop.

      Sekilas, ide itu tampak sangat menarik. Tapi, apakah saat ini musik Indonesia dan penggemarnya membutuhkan (istilah) I-pop?

      K-pop memang menarik dan menggiurkan. Khususnya, dari sisi bisnis. Lihat saja antusiasme para penggemar setiap kali ada salah satu bintang K-pop manggung di Indonesia, misalnya. Mereka rela mengantre sejak tengah malam untuk membeli tiket masuk (yang terbilang tidak murah), menyambut di bandara (meskipun belum tentu bertemu langsung), histeris saat konser, hingga memborong pernak-pernik bergambar sang idola.

      Itu baru di Indonesia, belum termasuk negara-negara lain. Para penggemar K-pop jelas merupakan pangsa pasar yang sangat potensial.

      Demam K-pop pun menjalar ke seluruh dunia. Situs berita musik Billboard sampai punya tangga lagu khusus

      Selengkapnya »
    • Oleh: Tiffany Lee

      Tom GabelTom Gabel, penyanyi rock terkenal vokalis band Against Me!, membeberkan rencananya untuk ingin hidup sebagai seorang wanita.

      Tom (31) tumbuh dengan sebuah kelainan yang membuat penderitanya merasa terjebak dalam tubuh dengan jenis kelamin yang salah.

      Tom, yang kini berencana untuk melakukan operasi kelamin, sudah mulai mengonsumsi hormon wanita. "Aku akan merasa malu, dan itu sama sekali tidak menyenangkan," ujar Tom pada Rolling Stone edisi Juni.

      "Namun itu adalah bagian dari alasan aku berbicara dengan kalian. Aku berharap orang-orang akan mengerti dan menerima dengan baik keputusanku."

      Tom akan berganti nama menjadi Laura Jane Grace (Tom memang sudah memiliki tato bertuliskan “Grace”) dan akan tetap menikah dengan Heather. Keduanya sudah memiliki seorang anak perempuan berusia dua tahun.

      "Buatku, hal yang paling mengerikan adalah bagaimana Heather akan menerima kabar tersebut," ujarnya ketika ditanya tentang istrinya. "Namun dia sangat pengertian."

      Berita tentang

      Selengkapnya »
    • Oleh: Michael Krumboltz

      Lukisan karya Raphael tahun 1511 (kiri) dan Sylvester Stallone tahun 1995 (kanan). (Foto: REUTERS)Selalu ada hal baru yang bisa ditemukan di Vatikan.

      Ketika sedang mengunjungi kota suci itu, Anthony Zonfrell (20) terkejut setengah mati karena melihat Sylvester Stallone di salah satu karya pelukis besar Raphael.

      OK, memang sih bukan Stallone sungguhan. Tapi sang bintang "Rocky" dan "Rambo" — yang siap tampil kembali di "The Expendables 2" pada musim panas ini — memang memiliki kemiripan dengan salah seorang objek lukisan yang menggambarkan Paus Gregory IX menyetujui Dekrit Vatikan, yang dibuat pada 1511.

      Ada kemiripan di tulang pipi. Mirip di mata yang sayu. Hidung, rambut, dagu yang runcing. Orang yang berada di lukisan itu sangat mirip dengan Sly.

      Fakta yang cukup menarik. Apalagi, Stallone sendiri juga berprofesi sebagai pelukis.

      Tentu saja, ini bukan pertama kali seorang selebritas memiliki kemiripan dengan orang zaman dulu. Beberapa orang bertanya-tanya apakah Jack Black dan Paul Revere adalah orang yang sama. Setahun yang lalu, seseorang menemukan foto usang

      Selengkapnya »
    • Konser "I Slank You" (Foto: Agung Pambudhy/TEMPO)Dua lagu milik Slank dipersembahkan oleh Naif. Satu dibawakan oleh masing-masing Dira Sugandi dan Sashi. Alexa bahkan bisa mencolong tiga lagu. Pure Saturday? Dapat jatah dua.

      Itulah sesi unik pada pembukaan konser orkestra Slank pada Jumat (11/5) malam, yang diberi tajuk “I Slank You: The Journey of the Blue Island” di Ballroom Hotel Ritz Carlton, Jakarta. Pada sesi tersebut, beberapa musisi lain mencoba membawakan lagu Slank dengan gaya mereka masing-masing.

      Naif seperti biasa tetap kocak dan ceria. “I Miss You But I Hate You” menjelma bergaya pop Indonesia berirama nakal. David Bayu sang vokalis bahkan sempat bercanda dengan personel Slank, “tetap six pack ya pada!” sambil menunjuk ke arah perutnya.

      Sementara itu para personel Slank duduk nyaman di hadapan panggung, menyaksikan lagu-lagu hits mereka dibawakan dengan interpretasi berbeda.

      Hal tersebut tak berlangsung lama. Walau berpredikat sebagai tuan rumah dan sedang merayakan ulang tahun ke-28, ternyata Slank juga harus beraksi di

      Selengkapnya »
    • Madu di tangan kananmu
      Racun di tangan kirimu
      Aku tak tahu mana yang akan kau berikan padaku


      Lagu ciptaan Ari Wibowo tersebut dinyanyikan dalam kampanye Anwar Ibrahim, tokoh oposisi Malaysia yang berupaya memenangi pemilihan umum Malaysia tahun ini. “Madu di tangan kanan adalah perkataan rakyat, racun di tangan kiri adalah Barisan Nasional,” kata Anwar – menyindir koalisi politik mayoritas di negara itu yang dituding mengoprek hasil pemilihan.

      Yang dilakukan Anwar Ibrahim menarik disoroti. Di Indonesia, menggunakan lagu populer sebagai alat kampanye politik tidaklah lazim (meski pernah dipraktikkan oleh Partai Golkar tahun 1971 dengan lagu karya Bing Slamet). Banyak propaganda juga dilakukan penguasa yang menggunakan musik maupun film.

      Titi DJ, Krisdayanti, Yuni Shara, dan Ruth Sahanaya saat kampanye Pemilu 2009 (Foto: Panca Syurkani/TEMPO)Tetapi kini hampir tak ada lagu komersial yang khusus didedikasikan untuk sosok atau partai politik tertentu. Kebanyakan masih berupa himne atau lagu pengiring. Di televisi, misalnya, sudah ada beberapa partai yang beriklan dengan lantunan nada — walau tetap

      Selengkapnya »
    • Semua hal di dunia ini ada waktunya berakhir. Begitu pun sebuah band, ada waktunya untuk bubar. Akan lebih baik jika sebuah band berakhir ketika nama mereka masih harum dan masih berada di puncak popularitas seperti The Beatles dan juga The Police. Masalahnya, banyak band yang tidak menyadari hal itu.

      Jadi kapan waktu yang tepat bagi sebuah band untuk bubar? Inilah lima faktor yang bisa menjadi pertimbangan:

      Umur band yang telah berkepanjangan
      Kita pasti sering mendengar pendapat “musik band itu udah ketinggalan zaman”. Industri musik selalu berkembang cepat dan dinamis. Setiap saat ada jutaan band baru yang lebih muda dan lebih segar yang siap menggantikan band lama.

      Memang ada beberapa band lama yang musiknya tidak lekang waktu, tapi banyak pula yang seperti tidak tahu diri dan memaksakan eksistensi mereka padahal musik mereka sudah tidak diminati lagi. Konon siklus sebuah band itu paling baik hanya sampai usia 10 tahun. Lewat dari itu, akan datang banyak hal yang akan membuat sebuah

      Selengkapnya »
    • 4minuteBaru dari kembali dari absen cukup lama, grup K-pop 4Minute dirundung masalah. Satu personelnya, HyunA, tertangkap kamera melakukan lip sync saat tampil dalam KBS Music Bank, sebulan lalu. Gara-gara hal memalukan ini, manajemen 4Minute harus merilis permohonan maaf resmi kepada publik.

      Sejak beberapa tahun terakhir, ada perubahan dalam penampilan grup dan penyanyi K-pop di televisi. Salah satunya, kehadiran vokal latar yang menyanyikan frase yang sama (vocal accompaniment).

      Sebenarnya, ini bertujuan untuk meringankan beban. Saat penyanyi kehilangan nafas karena gerakan tari, vokal latar akan “mempertebal” suara yang lemah.

      Kesalahan HyunA adalah tidak bernyanyi dengan tepat saat vokal latar itu dimainkan. Hal ini kemudian bergulir menjadi kontroversi, yang lebih besar dari yang pernah menimpa grup Wonder Girls.

      Meski tak melakukan lip sync, Wonder Girls tersandung isu mengenai kemampuan vokal mereka. Menghabiskan lebih banyak waktu di Amerika Serikat, Wonder Girls kembali ke Korea Selatan

      Selengkapnya »
    • Foto: Getty Images

      Sebelum eranya Kate Middleton, Lady Diana adalah salah satu wanita yang merajai puncak trendsetter fashion dan rambut dunia. Penampilannya kerap membuat banya orang terkagum-kagum sampai banyak yang meniru gayanya.

      Pernikahan  sang putri dengan pangeran Charles yang dihelatkan pada tahun 1981 membuat namanya meledak. Model rambutnya menjadi salah satu yang difavoritkan banyak wanita saat itu, setelah mereka sudah bosan dengan potongan panjang khas Farah Fawcett di Charlie's Angels yang tenar sampai akhir tahun 70-an.

      Sepertinya mudah untuk mengikuti apa yang dia lakukan saat itu. Namun beberapa alasan ini membuktikan bahwa dia adalah salah satu orang yang paling bagus dalam memancarkan pesona dirinya.

      Taste yang bagus
      Faktanya, Diana dianggap tidak memiliki citarasa fashion yang baik sebelum dia menikahi Charles. Dikutip dari Like Totally 80's, "kursus" fashion yang diberikan pihak kerajaan Inggris membuat dia belajar dengan cepat untuk bergaya.

      "Memberontak"
      Diberikan pengetahuan

      Selengkapnya »
    • Morrissey di Jakarta (Foto: Dokumentasi Indika Pro)“Gue tadi sempat terpikir nggak jadi berangkat,” kata kawan saya, penggemar berat Morrissey, semalam. Alasannya, seiring waktu konser yang makin mendekat, ia merasa begitu gugup untuk melihat langsung sang idola.

      Teman saya itu hanya satu dari ribuan penggemar Morrissey yang perasaannya bercampur aduk karena akhirnya akan berada di ruangan yang sama dengan idola yang selama ini hanya bisa didengarkan melalui album rekamannya atau ditonton videonya melalui DVD atau Youtube.

      Morrissey, yang sudah 30 tahun bermusik, memang memiliki penggemar yang fanatik di seluruh dunia. Dan uniknya, walaupun pada dasarnya lagu-lagu yang dibawakannya adalah lagu-lagu pop namun ia dicintai oleh banyak orang dari berbagai genre musik dari punk hingga metal.

      Maka dari itu ketika promotor Indika Pro mengumumkan akan membawa Morrissey ke Indonesia, ribuan penggemarnya dari berbagai kota menyambut dengan penuh suka cita dan sudah pasti akan mendeklarasikan tanggal 10 Mei 2012 sebagai “Hari Morrissey Nasional”.

      Dan

      Selengkapnya »

    Penomoran Halaman

    (400 Artikel)